Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebuah rumah milik warga Dusun Centongan, Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, terbakar pada Rabu (9/4) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta. Insiden ini telah ditangani oleh petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP Kabupaten Kediri.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Witjaksono, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat asap mengepul dari dalam rumah korban.
“Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api justru semakin membesar sehingga segera menghubungi petugas damkar,” ujarnya.
Petugas kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Unit Pare dan Grogol dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air serta lima personel ke lokasi kejadian.
Baca juga : Halalbihalal IKM Kediri 2026 Dorong Usaha Naik Kelas, Produksi dan Legalitas Jadi Fokus
“Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu setengah jam,” jelasnya.
Dari hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Selain itu, instalasi listrik di dalam rumah disebut jarang dilakukan pengecekan.
Khaleb memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hal tersebut dipastikan setelah petugas melakukan pemeriksaan ulang pasca pemadaman dan pembasahan.
“Tidak ditemukan korban. Namun sebagian material rumah mengalami kerusakan akibat terbakar,” tambahnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah.
Baca juga : Wali Kota Kediri Lantik Pj Sekda, Dorong Kinerja Birokrasi Lebih Optimal
“Kami mengingatkan warga agar secara berkala mengecek kondisi instalasi listrik guna mencegah risiko kebakaran,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





