Harga Kelapa Tak Kunjung Stabil, Penjual Wingko Lamongan Naikkan Harga Jual

Harga Kelapa Tak Kunjung Stabil, Penjual Wingko Lamongan Naikkan Harga Jual
Lapak Toko Wingko Jajanan kuliner khas Lamongan milik Sucipto di Jalan Panglima Sudirman (Suprapto)

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Fluktuasi harga kelapa yang belum menunjukkan kestabilan memaksa para pelaku usaha kuliner tradisional di Lamongan mengambil langkah penyesuaian. Salah satunya Sucipto, pedagang wingko legendaris yang telah berjualan selama satu dekade di Jalan Panglima Sudirman No. 41 A. Ia mengaku terpaksa menaikkan harga wingko karena mahalnya bahan baku utama, yakni kelapa.

Kelapa yang sebelumnya sempat menyentuh harga Rp 45 ribu per butir menjelang Idulfitri, kini turun menjadi Rp 25 ribu. Meski begitu, Sucipto masih merasakan tekanan biaya produksi yang tinggi.

“Dengan harga kelapa saat ini, kami tak punya pilihan selain menyesuaikan harga jual. Sekarang, 10 biji wingko kami jual Rp25 ribu. Dalam sehari bisa memproduksi sekitar 50 biji,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Baca juga : Sambut Libur Panjang Waisak, KAI Daop 7 Tambah Gerbong di Stasiun Kediri

Sucipto menyebut, ia mendatangkan kelapa dari Bali karena dinilai paling cocok menghasilkan rasa dan tekstur wingko yang disukai masyarakat Lamongan. Ia sempat mencoba kelapa asal Kalimantan yang lebih murah, namun hasilnya tidak sesuai ekspektasi.

“Waktu pakai kelapa Kalimantan, hasilnya kurang memuaskan. Ukurannya kecil dan rasanya tidak cocok dengan lidah orang sini,” tutur Diva, salah satu pelanggan setianya.

Lebih lanjut, Sucipto berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih pada kawasan tempatnya berdagang. Dengan lokasi strategis dekat Stasiun dan Plaza Lamongan, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi kuliner unggulan.

Baca juga : Kediri Half Marathon 2025 Diikuti 4.000 Pelari, Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1220

“Kalau bisa dipercantik dengan lampu-lampu seperti di Malioboro, saya yakin akan banyak menarik wisatawan,” imbuhnya.

Saat ini, ada sekitar 18 toko yang menjajakan camilan khas Lamongan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman. Dukungan dan penataan dari pemerintah diyakini akan mendorong kawasan ini menjadi ikon wisata kuliner yang membanggakan.***

Reporter : Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D