Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Seorang ibu muda asal Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia secara mendadak saat bepergian bersama anak bungsunya yang berusia 3,5 tahun, Sabtu (17/10/2026) sore.
Korban diketahui bernama Lu’luatun Nikmah. Perempuan yang bekerja sebagai wiraswasta tersebut ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor di depan rumah warga di kawasan Jebeng, Kecamatan Slahung.
Kapolsek Slahung AKP Pitoyo menjelaskan, korban saat itu hendak berobat ke salah satu bidan di Desa Gombang karena mengalami keluhan pada lambung.
Namun, di tengah perjalanan, korban berhenti dan menepi di depan tempat pencucian kendaraan. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.
“Informasi yang kami terima, korban hendak berobat karena mengalami penyakit lambung. Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dengan kondisi meninggal di atas kendaraan di depan rumah warga,” ungkap Pitoyo.
Baca juga : LPBI NU Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Puncu dan Margomulyo
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Slahung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Berdasarkan pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban dinyatakan meninggal dunia secara wajar akibat sakit.
“Kami dapat laporan dan langsung ke TKP bersama tim medis. Korban dinyatakan meninggal secara wajar akibat sakit dan dibenarkan keluarga,” imbuhnya.
Pitoyo menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung. Meski demikian, penyebab pasti kematiannya tidak dijelaskan lebih lanjut.
Semasa hidupnya, korban diketahui menjadi orang tua tunggal setelah suaminya meninggal dunia sekitar setahun lalu. Ia meninggalkan empat orang anak.
Saat kejadian, anak bungsunya yang masih berusia sekitar 3,5 tahun turut bersamanya. Sementara itu, tiga anak lainnya sedang menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren.
Baca juga : Antisipasi Antrean Panjang dan Kelangkaan BBM, Polres Kediri Pantau Sejumlah SPBU
“Korban wiraswasta. Anaknya yang di pondok ada tiga orang, sedangkan yang ikut saat kejadian berusia sekitar 3,5 tahun,” pungkas Pitoyo.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





