KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Komunitas Love Song berkolaborasi dengan Rumah Budaya sukses menggelar lomba busana batik yang memikat perhatian publik, Selasa (20/5/2025).
Bertempat di Warung Setono Gurih, Jalan Untung Senopati, Kota Kediri, acara ini mengangkat kekayaan budaya lokal lewat ekspresi fesyen yang sarat nilai historis dan estetika.
Tak sekadar unjuk gaya, lomba ini menjadi medium untuk menghidupkan semangat nasionalisme generasi muda melalui pelestarian kain batik, salah satu warisan budaya tak benda yang diakui dunia.
Baca juga : Peringati Harkitnas, Situs Persada Soekarno Gelar Doa Bersama Lintas Iman di Kediri
Ketua panitia, Wiwing, menuturkan bahwa lomba ini digagas bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas bangsa.
“Batik bukan sekadar busana, melainkan simbol peradaban. Di momen Hari Kebangkitan Nasional ini, kami ingin menyampaikan bahwa semangat perjuangan juga bisa ditunjukkan lewat kecintaan terhadap budaya sendiri. Peserta sangat antusias dan tampil percaya diri dengan ragam motif khas daerah,” ujarnya.
Acara mendapat sambutan hangat dari Rindu Richard, tokoh seni dan pemilik Rumah Budaya. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh komunitas kreatif dan pelaku usaha lokal dalam menjaga denyut kebudayaan di tengah kota.
“Kebangkitan nasional tak hanya soal mengenang sejarah, tapi juga soal aksi nyata hari ini. Batik adalah hasil karya intelektual leluhur kita. Saya senang melihat anak muda menjadikannya bagian dari kehidupan mereka. Ini bentuk nyata dari kebangkitan kebudayaan,” kata Rindu Richard.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif lintas usia dan latar belakang, menyatukan semangat nasionalisme dengan pendekatan budaya yang akrab dan membumi. Warung Setono Gurih pun berubah menjadi panggung budaya yang menggugah kebanggaan akan identitas Indonesia.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin


