Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kepolisian mengintensifkan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kediri. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi antrean panjang sekaligus mencegah potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).
Kegiatan pemantauan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Kediri AKBP Mohamad Wahyudin Latif yang sebelumnya turun langsung mengecek kondisi SPBU di wilayah Kabupaten Kediri.
Melalui kegiatan ini, Kapolres Kediri ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tetap normal, sehingga tidak terjadi keterlambatan pasokan maupun penumpukan antrean kendaraan di SPBU.
Menindaklanjuti hal tersebut, masing-masing jajaran Polsek melakukan pemantauan di wilayah hukumnya. Salah satunya dilakukan personel Polsek Kras pada Selasa (20/10/2026) siang dengan mengecek kondisi SPBU di kawasan Kanigoro dan Nyawangan, Kecamatan Kras.
Baca juga : LPBI NU Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Puncu dan Margomulyo
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, aktivitas pengisian BBM di kedua SPBU tersebut berjalan normal. Tidak ditemukan antrean panjang, sementara pasokan BBM dilaporkan tetap tersedia sesuai jadwal distribusi.
Kapolsek Kras AKP Agus Salim melalui Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Kras, Aiptu Miko, mengatakan situasi SPBU di wilayahnya masih terkendali. Hingga pemantauan dilakukan, belum ditemukan kendala keterlambatan pasokan BBM.
Selain memastikan kelancaran distribusi, petugas juga memantau ketertiban masyarakat saat mengantre untuk membeli BBM.
“Berdasarkan hasil pemantauan, tidak terjadi antrean panjang di SPBU wilayah Kras. Kami juga berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk memastikan pasokan BBM berjalan lancar sesuai jadwal. Patroli ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan BBM dan antrean panjang seperti yang terjadi di daerah lain,” ujar Miko.
Baca juga : Satpol PP Kota Kediri Telusuri Penjualan Es Moni Beralkohol, Operasi Sasar Angkringan hingga Ruko
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya konsumen BBM di wilayah Kecamatan Kras, agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
Menurutnya, pasokan BBM di Kabupaten Kediri sejauh ini dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, warga diharapkan tetap tenang, tidak terpancing kekhawatiran, serta menjaga ketertiban dan keamanan saat mengantre di SPBU.
Melalui pemantauan rutin tersebut, kepolisian berharap distribusi BBM di wilayah Kabupaten Kediri tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa menimbulkan antrean panjang.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin
