Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Polres Ponorogo memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Ponorogo masih aman dan terkendali. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Polres Ponorogo bersama seluruh Polsek melakukan pengecekan langsung terhadap 25 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Dari hasil pemantauan, kondisi SPBU terpantau kondusif tanpa antrean panjang. Harga jual BBM juga masih stabil sesuai ketentuan pemerintah.
“Stok BBM di wilayah Kabupaten Ponorogo aman dan terkendali. Pengecekan telah dilakukan kemarin di seluruh SPBU yang ada di wilayah Ponorogo, berjumlah 25 SPBU, dan hari ini pengecekan kembali kami laksanakan,” ujar Damus Asa, Senin (19/10/2026).
Baca juga : Antisipasi Antrean Panjang dan Kelangkaan BBM, Polres Kediri Pantau Sejumlah SPBU
Menanggapi laporan sejumlah SPBU yang sempat mengalami kekosongan BBM, Damus menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu kendala teknis dalam proses pengiriman dan distribusi. Ia menegaskan, keterlambatan pasokan itu bukan disebabkan oleh krisis BBM di Ponorogo.
“Keterlambatan tersebut dikarenakan proses dari pusat serta dalam perjalanan pengiriman ke wilayah Kabupaten Ponorogo,” terangnya.
Untuk menjaga situasi tetap terkendali, Polres Ponorogo terus menerjunkan personel guna memantau ketersediaan BBM di lapangan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran atau aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan distribusi BBM.
Damus kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan hingga membeli BBM dalam jumlah besar. Menurutnya, pasokan BBM di Ponorogo masih berada dalam kategori aman.
“Imbauan kami dari Polres kepada masyarakat, jangan panic buying terhadap hal ini. Karena tempat kita di Ponorogo masih aman, kategori aman,” tegasnya.***
Reporter: Sony Dwi
Editor : Hadiyin





