Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memberangkatkan 175 pemudik melalui program Balik Gratis 2026 sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga tiket transportasi usai Lebaran.
Pelepasan peserta dilakukan di kawasan Stadion Surajaya, Selasa (24/3/2026). Ratusan warga perantau tampak antusias mengikuti program tersebut untuk kembali ke kota tujuan.
Program Balik Gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Lamongan, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Baznas. Inisiatif tersebut dinilai efektif membantu masyarakat yang ingin kembali bekerja tanpa terbebani tingginya biaya transportasi saat arus balik.
Berdasarkan data panitia, seluruh kuota kursi telah terpenuhi jauh sebelum hari keberangkatan. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi gratis yang aman dan terjangkau.
Baca juga : Kunjungan Wisatawan ke Sumber Bateng Kota Kediri Meningkat 39 Persen saat Lebaran 1447 H
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang hadir melepas langsung rombongan, mengapresiasi antusiasme warga. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan program serupa ke depan.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tahun depan kami menargetkan penambahan armada menjadi enam bus agar lebih banyak warga yang terfasilitasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membantu secara ekonomi, tetapi juga sebagai langkah menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Disiapkan tiga unit bus dengan rute Lamongan–Jakarta. Seluruh armada telah melalui ramp check untuk memastikan keselamatan penumpang,” jelasnya.
Bagi para peserta, program ini memberikan manfaat nyata, terutama di tengah kenaikan harga tiket transportasi yang kerap terjadi saat arus balik Lebaran.
Baca juga : Wali Kota Kediri dan Forkopimda Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Ini Infonya
Salah satu peserta tujuan Tangerang, Khudrotin, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut biaya yang dihemat dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain setelah kembali bekerja.
“Program ini sangat membantu, apalagi harga tiket sekarang mahal dan sulit didapat. Uangnya bisa digunakan untuk modal kerja,” ungkapnya.
Program Balik Gratis diharapkan terus berlanjut sebagai solusi transportasi yang aman, nyaman, sekaligus meringankan beban masyarakat saat arus balik Lebaran.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





