Satu Takjil Terindikasi Pewarna Berbahaya, Wali Kota Kediri Pimpin Sidak Mamin, 56 Sampel Diuji

Satu Takjil Terindikasi Pewarna Berbahaya, Wali Kota Kediri Pimpin Sidak: 56 Sampel Diuji
Satu Takjil Terindikasi Pewarna Berbahaya, Wali Kota Kediri Pimpin Sidak: 56 Sampel Diuji (Bidu)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri  menggelar inspeksi mendadak (sidak) takjil di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Kediri, Senin (23/2/2026). Sidak dipimpin langsung Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, didampingi Wakil Wali Kota Qowimudin Toha, bersama tim dari Balai POM dan Dinas Kesehatan Kota Kediri serta jajaran Forkopimda.

Dari total 56 sampel makanan dan minuman yang diuji, satu jenis takjil terindikasi mengandung pewarna berbahaya. Produk tersebut langsung diminta untuk tidak lagi diperjualbelikan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan bersama BPOM, terdapat satu makanan yang terindikasi mengandung pewarna berbahaya. Kami sudah meminta pedagang untuk menghentikan penjualan karena berisiko bagi kesehatan,” tegas Wali Kota.

Pengujian dilakukan terhadap sejumlah zat berbahaya, antara lain rhodamin B, metanil yellow, boraks, dan formalin. Sebelumnya, pengawasan serupa juga telah dilakukan di kawasan GOR dan Pasar Bandar.

Baca juga : Bulog dan DKPP Kota Kediri Gelar GPM di Lima Kelurahan, Ini Komoditas yang Dijual

Pemantauan akan terus dilaksanakan secara berkala selama bulan puasa di sejumlah titik yang menjadi pusat penjualan takjil, seperti kawasan Sekartaji, Bandar, dan lokasi lainnya yang ramai pengunjung.

“Kami ingin masyarakat merasa aman saat membeli takjil. Makanan yang dikonsumsi, terutama saat berbuka, harus sehat, higienis, dan layak,” imbuhnya.

Langkah pengawasan tersebut mendapat tanggapan positif dari pedagang. Salah satunya Bang Kris, penjual dimsum asal Mojoroto Indah, yang menilai sidak justru meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.

“Menurut saya bagus. Dengan adanya pengawasan, kualitas makanan lebih terjamin dan pembeli jadi lebih yakin,” ujarnya.

Baca juga : Pemkab Kediri Imbau Sahur Keliling Tanpa Sound Horeg

Sidak ini menjadi penegasan bahwa Pemkot Kediri tidak memberi ruang bagi peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya. Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat mencari takjil jelang berbuka, pengawasan ketat dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan warga.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D