Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Ngadiluwih, Rabu (14/10/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Mas Bup Dhito meninjau progres pembangunan tahap kedua sekaligus mengingatkan agar pedagang tidak menguasai lebih dari satu lapak.
Pembangunan tahap kedua Pasar Ngadiluwih dilaporkan telah mencapai 54 persen. Pengerjaan terus dipercepat dengan target pasar mulai beroperasi pada awal November 2026.
Pasar tersebut memiliki 715 pedagang dengan kuota sebanyak 800 lapak. Sisa lapak yang tersedia nantinya diperuntukkan bagi pedagang yang masuk daftar tunggu.
Saat ini, pemerintah daerah juga menyosialisasikan penempatan pedagang yang masih beraktivitas di Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS). Proses pengundian lapak dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Oktober 2026.
Baca juga : Raih 66 Medali di Kejurprov Kickboxing Jatim 2026, Kabupaten Kediri Sabet Juara Umum II
Dalam sidak tersebut, Mas Dhito mengapresiasi percepatan pembangunan pasar. Ia juga berharap tidak ada pedagang yang berjualan di depan area pasar sehingga kawasan perdagangan dapat tertata dengan baik.
“Pasar Ngadiluwih akan beroperasi 24 jam karena di malam hari masih ada aktivitas pedagang. Kita juga siapkan untuk khusus kuliner khas Kabupaten Kediri. Untuk pengamanan CCTV juga 24 jam dan terpantau dari ruang kendali CCTV,” katanya.
Selain penataan lapak, pemerintah daerah merencanakan sejumlah fasilitas pendukung untuk menambah daya tarik pasar. Di antaranya pembangunan jalur pedestrian di bagian depan pasar dan penyediaan panggung untuk pertunjukan musik secara langsung.
Adapun jenis usaha yang tidak diperbolehkan beroperasi di pasar tersebut meliputi penjualan ayam hidup, jasa pangkas rambut atau barber, serta bengkel.
Baca juga : PHRI Kabupaten Kediri Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2031, Perkuat Sinergi Pariwisata
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa operasional seluruh pedagang ditargetkan dimulai pada awal Desember 2026. Karena itu, para pedagang diharapkan sudah berpindah ke lokasi baru pada akhir November.
“Kita juga siapkan zona berdagang dan standar operasional (SOP) bagi pedagang di Pasar Ngadiluwih untuk lapaknya. Saat ini sarana dan prasarana di pasar ini dikebut agar selesai tepat waktu,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kediri berharap pembangunan dan penataan Pasar Ngadiluwih dapat berjalan sesuai rencana. Dengan fasilitas yang semakin memadai, pasar tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.***
Editor : Hadiyin





