LINGKARWILIS.COM – THR menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh banyak orang saat momen Lebaran.
Ada banyak cara untuk mengungkapkan perasaan bahagia saat menerima THR, salah satunya dalam bentuk pantun.
Mengungkapkan kebahagiaan setelah menerima THR dengan sebuah pantun humor yang lucu banget bisa menjadi pilihan yang menarik.
Gak perlu bingung, berikut adalah 30 contoh pantun humor tentang THR yang lucu banget dan dijamin bisa mengocok perut kalian!
Pemerintah Umumkan Kebijakan THR dan Bonus bagi Pekerja, Pengemudi, serta Kurir Online
30 Pantun Humor Tentang THR
1.
Jalan-jalan ke Kota Padang,
Makan rendang di pinggir kali.
THR datang dompet senang,
Tapi sebentar langsung pergi!
2.
Ke pasar beli ketupat,
Duduk manis minum soda.
THR masuk mata melotot,
Pas bayar utang, habis juga!
3.
Pergi ke laut naik sampan,
Melihat ikan melompat-lompat.
THR turun hati riang,
Besoknya tinggal sisa empat!
4.
Pagi-pagi minum jamu,
Biar sehat dan kuat terus.
THR sudah ditanganku,
Senyum manis tapi hati menangis!
5.
Ke kebun melihat burung hantu,
Burungnya diam makan mangga.
THR datang dompet penuh,
Malamnya kosong entah ke mana!
6.
Ke rumah nenek pakai batik,
Nenek masak sambal terasi.
THR masuk, aku yang asik,
Eh dompet kok udah sepi?
7.
Beli martabak di pinggir jalan,
Beli dua gratis segelas.
THR datang dipakai jalan,
Baru sehari langsung lemas!
8.
Jalan-jalan ke Kota Tua,
Minum es di bawah jembatan.
THR datang seminggu lalu,
Hari ini tinggal ingatan!
9.
Burung nuri burung perkutut,
Terbang tinggi ke atas pagar.
THR datang duit numpuk,
Cuma numpang lewat sebentar!
10.
Ke warung beli kerupuk,
Beli sekilo buat lebaran.
THR datang bertumpuk,
Belum seminggu sudah tinggal harapan!
11.
Ke kebun melihat buaya,
Buayanya tidur di pinggir kali.
THR turun aku bahagia,
Tapi dompet nangis sendiri!
12.
Ke pasar beli baju baru,
Warnanya merah ada polanya.
THR turun senang dahulu,
Besok nyesel lihat saldonya!
13.
Burung camar hinggap di dahan,
Duduk manis sambil bersiul.
THR datang langsung bertahan,
Lima menit sudah lenyap betul!
14.
Makan bakso di dalam gang,
Duduk santai pakai sarung.
THR datang uang melayang,
Bayar cicilan langsung buntung!
15.
Lihat kucing lompat ke atap,
Turun lagi ke dalam peti.
THR datang aku tertawa,
Tapi lupa bayar kontrakan tadi!
16.
Pakai batik ke kondangan,
Baju rapi, rambut disisir.
THR cair langsung belanja,
Besok nyari utangan lagi mister!
17.
Burung elang terbang tinggi,
Lihat kebun dari atas.
THR datang hati happy,
Besok gaji habis tak berbekas!
18.
Jalan-jalan ke Semarang,
Pulang-pulang beli pepaya.
THR turun hati senang,
Sisa nol dompet menangis gaya!
19.
Ke pasar beli jengkol,
Dimakan pakai nasi padang.
THR turun untuk beli ikan tongkol,
Karena mertua langsung datang!
20.
Di rumah ada kucing garong,
Suka nyuri ikan sepat.
THR datang langsung sombong,
Tapi hutang sudah berderet!
21.
Makan cendol pake nangka,
Duduk manis di bawah jendela.
THR turun senyum sumringah,
Eh malah dipinjam si janda sebelah!
22.
Main bola di tanah lapang,
Sepatunya putus dua.
THR turun langsung senang,
Tapi istri udah nunggu di muka!
23.
Ke pasar beli kangkung,
Pulang-pulang bawa baju.
THR turun kok mendadak termenung?
Rupanya dipakai mamaku!
24.
Burung hantu di pohon nangka,
Berteduh sambil mengantuk.
THR turun langsung suka,
Tapi lihat ATM langsung suntuk
25.
Pakai batik pergi kondangan,
Di jalan ketemu mantan.
THR datang, senang bukan kepalang,
Eh habis buat anak tetangga pinjaman!
26.
Pergi ke pantai melihat buaya,
Buayanya tidur dengan nyenyak.
THR turun langsung belanja,
Pas buka dompet, malah sesak!
27.
Ke pasar beli ayam jago,
Bawa pulang buat diternak.
THR datang jadi sultan,
Dua hari cuma tinggal kenang!
28.
Ke taman lihat rusa,
Rusa lari dikejar bebek.
THR datang istri bahagia,
Aku cuman bisa cekikikan cek!
29.
Ke hutan melihat harimau,
Harimaunya main di rawa.
THR turun langsung wajah langsung berkilau,
Lima menit udah nggak ada sisa!
30.
Makan sate di pinggir jalan,
Sate habis minum es degan.
THR datang dompet girang,
Tapi besok THR kenangan!
Nah, itu dia 30 pantun humor THR yang siap bikin ngakak! THR-mu masih aman atau udah mulai ngilang juga?
Penulis; Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya
