Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Dinas Peternakan Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kabupaten Ponorogo mengonfirmasi bahwa matinya ribuan ikan budidaya di keramba Telaga Ngebel secara mendadak disebabkan oleh fenomena Upwelling akibat perubahan cuaca.
Kepala Bidang Peternakan Dispertahankan, Siti Barokah, menjelaskan bahwa fenomena ini sudah sering terjadi dan merupakan siklus tahunan.
“Upwelling terjadi ketika air hangat dari dasar telaga naik ke permukaan akibat pergerakan air, membawa zat belerang dan amonia yang sebelumnya mengendap di dasar,” ujarnya, Kamis (6/2/2025).
Dari hasil pemeriksaan kualitas air, ditemukan kandungan zat belerang dan amonia dalam kadar tinggi, yang diduga menjadi penyebab utama kematian ikan.
Baca juga :Β Rumah Warga Terdampak Proyek Tol Kediri-Tulungagung Dieksekusi, Warga Merana
“Ikan habitat asli lebih tahan terhadap perubahan lingkungan, sedangkan ikan keramba yang bergantung pada kondisi air stabil lebih rentan terhadap fenomena ini,” tambahnya.
Dispertahankan telah melakukan pemantauan langsung di lokasi untuk memastikan dampak fenomena ini dan memberi solusi bagi pembudidaya ikan agar kejadian serupa dapat diminimalisir.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





