Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ratusan pengendara terjaring dalam Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan PK Bangsa, Kota Kediri, pada Rabu (12/2/2025).
Operasi ini melibatkan Polres Kediri Kota, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Subdenpom V/2-2 Kediri dengan mayoritas pelanggar berasal dari pengendara roda dua.
Dalam operasi ini, petugas juga membagikan helm gratis kepada pengendara yang tidak mengenakan helm sebagai bentuk edukasi keselamatan.
Baca juga : Dugaan Pungli di Madarasah, Kemenag Kabupaten Kediri Digeruduk Massa
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menjelaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 Februari hingga 23 Februari 2025, dan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda dalam wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Selain di depan TMP Kota Kediri, operasi juga akan digelar di wilayah barat sungai. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan,” ujarnya.
Menurutnya, secara kasat mata terjadi peningkatan kepatuhan pengendara dalam berlalu lintas. Namun, sebagian besar pelanggaran yang ditemukan berkaitan dengan administrasi kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) yang tidak lengkap atau tidak berlaku.
Dari hasil razia, petugas mengamankan:
✅ 112 lembar STNK
✅ 10 SIM
✅ 10 kendaraan bermotor
Para pelanggar diberikan surat tilang sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan. Sementara itu, bagi pelanggaran yang dianggap tidak membahayakan, petugas hanya memberikan teguran dan imbauan langsung.
Baca juga : Warga Terdampak Tol Kediri-Tulungagung Pasrah Menanti Keadilan, Harap Upaya ke Jakarta Membuahkan Hasil
“Kami berharap ke depan para pengendara semakin disiplin dalam berlalu lintas dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” tambah AKP Afandy.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan keselamatan berkendara, mengurangi angka kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





