Kediri, LINGKARWILIS.COM β Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kediri, diantaranya IAIN Kediri, Tribakti, Uniska, dan Unibraw, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jalan Soekarno-Hatta, pada Jumat (21/2/2025).
Mereka menolak kebijakan efisiensi anggaran pendidikan serta regulasi INPRES No. 1/2025 yang dinilai merugikan mahasiswa dan dunia akademik.
Dalam aksi yang berlangsung sejak siang, mahasiswa membawa berbagai spanduk bertuliskan “Tolak INFRES No. 1/2025, Efisiensi Bukan Solusi”, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap mengancam kualitas pendidikan di Kediri.
Baca juga :Β Persik Kediri Andalkan M Khanafi Hadapi PSBS Biak Tanpa Ramiro Fergonzi
Para mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi, menyoroti dampak negatif dari pemangkasan anggaran yang berpotensi mengurangi fasilitas kampus, beasiswa, serta program akademik.
Samsul Amin, salah satu perwakilan mahasiswa, menegaskan bahwa kebijakan ini bertentangan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan.
“Kami dengan tegas menolak kebijakan ini karena pendidikan bukan sektor yang bisa dikorbankan. Pemerintah seharusnya meningkatkan investasi di bidang pendidikan, bukan malah memangkasnya,” ujarnya dalam orasi.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian demi menjaga situasi tetap kondusif. Mereka menolak ditemui oleh Sekretaris DPRD, dengan alasan bahwa sekretaris bukanlah perwakilan rakyat yang dipilih secara langsung.
Baca juga :Β Angka Kesembuhan Ternak di Kabupaten Kediri Meningkat Meski Sebanyak 42 Sapi Mati Akibat PMK
“Kami tidak akan mundur sampai tuntutan kami didengar,” tegas salah satu peserta aksi.
Hingga sore hari, belum ada respons resmi dari pimpinan DPRD Kabupaten Kediri. Mahasiswa bertekad untuk terus menggelar aksi hingga aspirasi mereka mendapat perhatian serius.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





