Kediri, LINGKARWILIS.COM β Upaya intensif petugas kesehatan hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri bersama lintas instansi menunjukkan hasil positif.
Hingga Kamis (20/2), tercatat 289 ekor sapi telah sembuh dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari total 1.116 kasus yang teridentifikasi, sebanyak 785 ekor masih dalam perawatan, sementara 42 ekor sapi dilaporkan mati.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Yuni Ashmawati, optimistis tingkat kesembuhan ternak yang terpapar PMK akan terus meningkat dalam pekan ini.
Baca juga :Β Persik Kediri Andalkan M Khanafi Hadapi PSBS Biak Tanpa Ramiro Fergonzi
“Kami terus berupaya maksimal agar ternak dapat pulih sepenuhnya dari PMK dengan langkah-langkah terstruktur, seperti vaksinasi, pengobatan, pemberian vitamin, serta pengawasan dan pemantauan ketat,” ujarnya.
Yuni juga mengimbau para peternak untuk tetap waspada dengan menjaga kebersihan kandang secara rutin. Penyemprotan disinfektan dianjurkan untuk memastikan kondisi kandang tetap higienis dan mencegah penyebaran penyakit.
“Ternak yang masuk ke pasar hewan wajib melalui pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan. Dengan cara ini, kami berharap penyebaran PMK dapat ditekan,” tambahnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





