Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam upaya mengurangi volume sampah selama arus mudik dan perayaan Idulfitri 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri memasang baliho berukuran besar di sejumlah titik strategis. Baliho bertema “Mudik Minim Sampah” tersebut diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Kepala DLH Kabupaten Kediri, Puthut Agung Subekti, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Arman Fuadi, menyampaikan bahwa papan imbauan berukuran 2,5 x 1,5 meter itu telah dipasang di berbagai lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti kawasan wisata, ruang terbuka hijau (RTH), serta Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).
“Melalui baliho ini, kami ingin mengedukasi para pemudik agar lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah pribadi selama perjalanan mudik dan liburan,” ungkap Arman, kemarin.
Baca juga : Hari Pertama Kerja, Wali Kota Blitar Kunjungi Samanhudi Anwar Bahas Masa Depan Kota
Dalam baliho tersebut, DLH menyampaikan lima poin penting sebagai panduan ramah lingkungan bagi para pemudik. Di antaranya, membawa tumbler atau botol minum pribadi yang bisa digunakan ulang, memilah sampah berdasarkan jenis organik dan non-organik, serta membawa tas belanja sendiri yang dapat dipakai berulang kali untuk menghindari penggunaan plastik sekali pakai.
Tak hanya itu, DLH juga mengimbau masyarakat untuk membawa wadah makanan sendiri guna mengurangi sampah kemasan serta menghindari perilaku membuang sisa makanan sembarangan.
“Kami yakin edukasi semacam ini efektif dalam membentuk kesadaran kolektif. Harapannya, selama musim mudik dan lebaran, wilayah Kabupaten Kediri tetap bersih dan nyaman dikunjungi,” jelas Arman.
Langkah ini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan DLH dalam memerangi sampah dan mengajak warga menjaga lingkungan, terutama saat volume kunjungan masyarakat meningkat drastis selama momen Idulfitri.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





