LINGKARWILIS.COM – Rencana perbaikan maupun pembangunan Stadion Rejoagung di Desa/Kecamatan Rejoagung, Kabupaten Tulungagung, belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah setempat menghadapi kendala terkait status kewenangan kepemilikan stadion, yang hingga kini masih belum dipastikan.
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengungkapkan bahwa Stadion Rejoagung memang sudah lama tidak tersentuh renovasi. Namun, langkah perbaikan tidak bisa segera dilakukan karena terganjal oleh persoalan administratif.
Menurut Baharudin, saat ini belum ada kejelasan apakah Stadion Rejoagung berada di bawah kewenangan pemerintah desa, kecamatan, atau pemerintah kabupaten. Ketidakjelasan ini menjadi hambatan utama dalam proses perencanaan maupun eksekusi pembangunan.
“Sebelum perbaikan, hal yang harus lebih dulu dilakukan adalah pematangan kewenangan stadion ini. Apakah milik desa, atau milik kecamatan dan Pemkab,” kata Ahmad Baharudin, Rabu (9/4/2025).
Parkir Insidental Selama Ramadhan di Tulungagung Tak Seramai Dulu, Bagaimana Kata Dishub?
Ia menjelaskan, pemerintah berencana menyelesaikan persoalan kewenangan ini dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan. Dengan demikian, pihak yang memiliki tanggung jawab resmi atas stadion bisa segera melakukan pembenahan, baik dari sisi sarana maupun pengelolaan.
Baharudin menegaskan bahwa fungsi utama stadion sebagai fasilitas olahraga, khususnya sepak bola, harus tetap menjadi prioritas. Stadion juga diharapkan memiliki lintasan lari sebagai pelengkap agar bisa dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat.
“Rencana kami, kalau masalah kewenangan sudah selesai, stadion ini harus dibentuk lembaga yang khusus menjadi pengelola. Mulai dari menjadwal lapangan sampai melakukan perawatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Tulungagung memiliki komitmen untuk memperbaiki Stadion Rejoagung dan meningkatkan kualitas sarana olahraga yang tersedia, demi kenyamanan masyarakat pengguna.
“Nanti yang akan kami dahulukan adalah fasilitas olahraga. Kalau untuk tembok atau tribun saya fikir cukup tinggal perawatannya saja,” pungkasnya.