KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Memaknai semangat emansipasi yang diusung R.A. Kartini, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan meluncurkan layanan transportasi gratis khusus bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Inisiatif ini diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dalam sebuah apel pagi yang juga menjadi ajang penghargaan bagi perempuan-perempuan inspiratif yang berkiprah di berbagai sektor kehidupan masyarakat Kota Kediri, Senin (21/4/2025).
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud konkret dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan yang inklusif.
Baca juga : Pemkot Kediri Terapkan MFA untuk Lindungi Data ASN dari Ancaman Peretasan
Ia menyapaikan realita di Kota Kediri yang dihadapi dimana sekitar 30 anak disabilitas selama ini terkendala akses transportasi menuju sekolah.
“Selama ini banyak anak disabilitas di Kota Kediri yang tidak bisa bersekolah secara rutin karena minimnya sarana transportasi yang sesuai. Melalui program ini, kami ingin menjawab langsung kebutuhan tersebut,” ungkap Vinanda.
Program ini diawali dengan pengoperasian dua unit kendaraan khusus yang masing-masing dapat mengangkut hingga 20 anak. Layanan ini akan mengantar anak-anak dari rumah menuju sekolah inklusi atau sekolah luar biasa (SLB), dan kembali lagi ke rumah mereka, tanpa dikenai biaya.
Baca juga : Disnaker Kabupaten Kediri Tegaskan Tidak Ada Warganya yang Jadi Korban TPPO
Menurut Vinanda, program ini tidak hanya sebatas menyediakan moda transportasi, tetapi juga menyentuh aspek kesetaraan hak dalam memperoleh pendidikan.
“Ini adalah bentuk nyata keberlanjutan nilai-nilai perjuangan Kartini, bahwa setiap anak, tanpa kecuali, berhak atas akses pendidikan yang layak dan setara,” tegasnya.
Peluncuran layanan ini disambut antusias oleh para orang tua dan pendamping anak-anak disabilitas. Banyak dari mereka mengaku selama ini menghadapi tantangan besar dalam memastikan anak-anak mereka bisa bersekolah dengan lancar.
Langkah progresif ini juga mendapat pujian dari berbagai kalangan masyarakat, yang menilai bahwa Pemkot Kediri telah mengambil langkah signifikan dalam membangun sistem pendidikan inklusif yang berkeadilan.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





