BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Menyusul kepulangan jamaah haji asal Kota Blitar pada Rabu dini hari (25/6/2025), Dinas Kesehatan Kota Blitar mengeluarkan imbauan agar para jamaah yang mengalami gejala sakit tidak menerima tamu atau menggelar open house terlebih dahulu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr. Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada pendamping haji guna mensosialisasikan imbauan tersebut kepada para jamaah. Hal ini sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi penyebaran penyakit menular di tengah masyarakat.
“Jika ada jamaah yang merasa kurang sehat, kami anjurkan untuk beristirahat terlebih dahulu dan tidak menerima tamu. Ini langkah pencegahan agar tidak terjadi penularan, termasuk kemungkinan paparan Covid-19,” ungkap dr. Dharma, Rabu (25/6/2025).
Baca juga : Tangis Haru Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 45 Asal Kabupaten Kediri
Ia menambahkan bahwa kondisi fisik jamaah bisa saja menurun setelah menjalani ibadah haji di Tanah Suci. Gejala seperti demam, flu, atau gangguan pernapasan menjadi perhatian serius mengingat aktivitas padat dan kondisi iklim di Makkah. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan meminta agar jamaah yang merasa tidak fit segera melapor ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
“Jamaah yang mengalami keluhan kesehatan akan kami pantau lebih lanjut. Tim medis sudah siaga sejak di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan kami juga menyiapkan ambulans saat penjemputan di Blitar,” tambahnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, total jamaah haji asal Kota Blitar tahun ini berjumlah 144 orang, terbagi dalam dua kloter. Hingga saat ini, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan belum ada laporan kasus meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor: Hadiyin






