NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Tradisi tahunan Siraman Sedudo yang menjadi ikon budaya Kabupaten Nganjuk akan kembali diselenggarakan pada Sabtu, 12 Juli 2025, bertempat di kawasan wisata Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan.
Prosesi sakral ini dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan terbuka untuk seluruh masyarakat. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengajak masyarakat Nganjuk dan luar daerah untuk turut hadir dan merasakan makna dari tradisi turun-temurun tersebut.
“Mari bersama-sama hadiri dan lestarikan Siraman Sedudo. Tradisi ini bukan hanya warisan budaya, tapi juga dipercaya membawa berkah,” ujar Kang Marhaen, Selasa (8/7/2025).
Baca juga : Nganjuk Terima Dana Insentif Rp 3 Miliar, Fokus Perkuat Koperasi Desa
Siraman Sedudo sendiri dikenal sebagai ritual khas yang digelar setiap bulan Suro, dipercaya memiliki kekuatan spiritual. Mandi di bawah air terjun Sedudo pada momen tersebut diyakini dapat membawa berkah, awet muda, dan umur panjang.
“Bulan Suro adalah waktu istimewa. Siapa pun yang mandi di Sedudo saat siraman diyakini akan mendapat kesejukan lahir batin,” tambahnya.
Tak hanya ritual adat, acara tahun ini juga dimeriahkan oleh kehadiran dua bintang tamu, yakni Fallden dan Cantika Davanica, yang akan menambah semarak suasana Siraman Sedudo 2025.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





