Eks Pejabat Dishub Lamongan Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab

Eks Pejabat Dishub Lamongan Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab
YK mantan Kepala Bidang Sarana Dishub Lamongan hendak masuk ke lift menuju ke lantai 7 tempat KPK melakukan pemeriksaan para saksi terkait dugaan kasus korupsi Gedung Pemkab Lamongan (Suprapto)

LAMONGAN, LINGKARWILIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi terkait penyidikan dugaan korupsi pembangunan Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk tahun anggaran 2017–2019. Salah satu saksi yang dipanggil hari ini, Rabu (9/7/2025), adalah YK, mantan Kepala Bidang Sarana pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan.

YK terlihat tiba di lantai 7 Gedung Kantor Pemkab Lamongan, lokasi pemeriksaan, sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadirannya menjadi sorotan awak media yang sejak pagi menunggu di sekitar lokasi.

Saat dikonfirmasi wartawan, YK tampak menunjukkan gestur tidak nyaman. Ia menolak memberi komentar dan menepis dugaan keterlibatannya. “Aku iki lapo, ojo ngono,” ujarnya dengan nada tinggi, sambil menunggu lift.

Baca juga : Soliditas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tosaren Jadi Contoh Harkamtibmas di Kota Kediri

Bahkan, YK sempat memperingatkan salah satu jurnalis agar tidak mengambil fotonya. “Ojo aneh-aneh, aku kenal awakmu,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemanggilan YK merupakan bagian dari agenda pemeriksaan hari ketiga KPK terhadap delapan orang saksi yang terdiri dari pejabat, staf pemerintahan, dan pihak kontraktor.

Berikut daftar delapan saksi yang dijadwalkan diperiksa hari ini:

  1. YSR, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lamongan.

  2. AO, Staf Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Lamongan.

  3. YK, Kepala Bidang Sarana Dishub Lamongan.

  4. TAS, Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perkim dan Cipta Karya.

  5. FS, Pegawai Inspektorat Kabupaten Lamongan.

  6. NP, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Lamongan.

  7. K, mantan ajudan Bupati Lamongan.

  8. R, Direktur Utama PT Karya Bisa sejak tahun 2014.

KPK terus menggali informasi terkait aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam proyek pembangunan gedung Pemkab yang diduga bermasalah tersebut. Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung tertutup.***

Reporter : Suprapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D