Kediri, LINGKARWILIS.COM β Pagelaran sendratari Sang Kirana yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada Kamis (10/7) petang menghadirkan pesan moral mendalam tentang peran penting seorang ibu dalam membesarkan anak. Cerita yang mengangkat sosok Dewi Chandrakirana menggambarkan perjuangan dan doa tiada henti dalam membesarkan putranya, Panji.
Dalam lakon tersebut tergambar bahwa ibu adalah sosok sentral dalam kehidupan anak, terlebih jika berasal dari garis keturunan agung. Panji, yang lahir dari Ratu Kediri, tumbuh sebagai pemuda berwibawa dan kelak dikenal sebagai tokoh berpengaruh pada masanya.
Legenda Panji sendiri menjadi sumber inspirasi yang terus hidup di kalangan seniman Kediri, tak lepas dari pesona dan kharisma Ratu Kediri di masa lampau. Melalui pertunjukan ini, penonton diajak untuk merenungi nilai-nilai luhur seperti keteladanan, kebijaksanaan, kemuliaan hati, dan kasih sayang seorang ibu dalam menghadapi kerasnya kehidupan.
Baca juga :Β Mbak Cicha Tampilkan Motif Khas Kabupaten Kediri di Puncak HUT Dekranas ke-45
Sugeng Nur Setyani, pendiri Sanggar Ande Ande Lumut Kras, bersama sang istri, menjadi penggagas pertunjukan ini. Mereka memadukan elemen sendratari dengan tarian nusantara, menciptakan sebuah pertunjukan yang menggugah generasi muda.
“Melalui pentas ini, kami mengajak siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa untuk lebih mengenal budaya Kediri. Tak sekadar menari, namun mereka juga diajak memahami dan mencintai sejarah serta kebudayaan daerah secara utuh,” ujar Sugeng.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin