Ponorogo, LINGKARWILIS.COM — Meski hama wereng tengah menyerang ratusan hektare tanaman padi di wilayah Kabupaten Ponorogo, hal tersebut tidak berdampak signifikan terhadap penyerapan gabah yang dilakukan Perum Bulog Ponorogo.
Kepala Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, memastikan bahwa serapan gabah tahun ini justru telah melampaui target yang ditetapkan. Hingga Senin (21/7/2025), total penyerapan mencapai 66 ribu ton, melebihi target awal yang dipatok sebesar 65 ribu ton.
“Target keseluruhan kami untuk wilayah kerja mencakup Pacitan, Magetan, dan Ponorogo adalah 65 ribu ton. Per kemarin sudah tercapai hampir 66 ribu ton,” jelas Budiwan.
Dari jumlah tersebut, lanjutnya, wilayah Ponorogo sendiri menyumbang angka terbesar dengan total serapan mencapai 56 ribu ton, dari target awal 50 ribu ton.
Baca juga : Satgas Pangan Polres Kediri Kota Sidak Beras di Pasar Modern, Petugas Temukan Produk Berkutu
Meski telah melampaui target, Bulog tetap melanjutkan proses pembelian gabah dari petani guna menjamin ketersediaan cadangan pangan. “Belum ada arahan untuk menghentikan penyerapan, jadi proses tetap kami lanjutkan,” katanya.
Soal harga, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini Bulog masih menetapkan harga beli sebesar Rp6.500 per kilogram. Namun, di pasar bebas, harga gabah disebut bisa menembus angka Rp7.000 per kilogram, tergantung kualitas dan lokasi.
Budiwan berharap serangan hama wereng cokelat yang menyerang sawah petani segera bisa diatasi. Ia mengapresiasi kontribusi para petani yang terus menjual hasil panen mereka ke Bulog.
Baca juga : Sebanyak 343 KDMP di Kabupaten Kediri Sudah Miliki Legalitas, 18 Telah Berjalan
“Peran petani sangat besar dalam menjaga ketahanan pangan. Mereka mitra strategis yang patut kita hargai,” tutupnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





