Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung tengah mempersiapkan pengisian jabatan kepala sekolah definitif setelah ratusan posisi kepala sekolah saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Guru yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) calon kepala sekolah serta memiliki sertifikat akan menjadi prioritas dalam proses pengangkatan tersebut.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Fajar Widariyanto, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 139 jabatan kepala sekolah yang masih kosong dan untuk sementara dijalankan oleh Plt. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas administrasi dan operasional sekolah tetap berjalan tanpa hambatan.
“Penunjukan Plt diperlukan agar layanan pendidikan tetap berjalan, termasuk proses pencairan dana BOS, penandatanganan ijazah, rapor, dan berbagai administrasi sekolah lainnya,” ujar Fajar, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, Disdik telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah guru yang dinilai memenuhi syarat untuk menduduki jabatan kepala sekolah. Namun, guru yang sudah mengantongi sertifikat hasil diklat kepala sekolah akan mendapatkan prioritas dalam pengangkatan definitif.
Baca juga : Tim Anti Begal Polres Kediri Dibentuk, Perkuat Pencegahan Kejahatan Jalanan
Saat ini, jumlah guru di Tulungagung yang telah mengikuti diklat dan memiliki sertifikat kepala sekolah masih terbatas, yakni sekitar 18 orang dari jenjang SD maupun SMP. Karena itu, Disdik berencana mendorong lebih banyak guru untuk mengikuti program tersebut guna memenuhi kebutuhan kepala sekolah di berbagai satuan pendidikan.
“Kami sudah menginventarisasi nama-nama guru yang potensial dan usulannya telah disampaikan kepada Plt Bupati. Prioritas utama memang diberikan kepada mereka yang sudah memiliki sertifikat diklat kepala sekolah,” jelasnya.
Fajar menambahkan, para guru yang telah memenuhi syarat tersebut akan diangkat lebih dahulu sebagai kepala sekolah definitif. Sementara itu, masa tugas Plt yang berakhir pada Mei 2026 akan diperpanjang selama tiga bulan sambil menunggu proses penyiapan calon kepala sekolah lainnya.
Baca juga : Rakerwil III RAPI Kota Kediri Perkuat Sinergi dengan Pemkot dan Matangkan Program Sosial Berkelanjutan
Pemerintah daerah menargetkan seluruh posisi kepala sekolah yang saat ini masih kosong dapat terisi secara definitif dalam tahun 2026 sehingga penyelenggaraan pendidikan di Tulungagung dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berharap seluruh jabatan kepala sekolah bisa terisi definitif tahun ini agar pengelolaan pendidikan di Tulungagung semakin baik,” pungkasnya.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





