Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Kabupaten Nganjuk bersiap menghadapi tahapan penilaian penghargaan Adipura 2025 yang akan berlangsung mulai Agustus hingga November. Fokus utama dalam evaluasi ini mencakup kebersihan kota, pengelolaan sampah, serta ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH).
Sebagai bentuk kesiapan awal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nganjuk menggelar sosialisasi besar-besaran kepada 132 petugas kebersihan lapangan. Kegiatan yang digelar di halaman kantor DLH tersebut bertujuan memperkuat strategi kerja sekaligus menyuntikkan semangat kepada para petugas yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menjelaskan bahwa proses penilaian Adipura untuk tahun 2024 sempat tertunda karena adanya pergantian Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kini, evaluasi dijadwalkan kembali pada 2025, dan Nganjuk siap menghadapi proses tersebut.
Baca juga : Arthur Irawan Tanggapi Kehadiran Pemain Asal Portugal di Persik Kediri
Menurutnya, keberhasilan dalam meraih Adipura bukan semata menjadi tanggung jawab DLH, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.
“Adipura bukan tugas DLH saja, tapi tanggung jawab bersama. Kita harus serius menjaga kebersihan lingkungan, taman kota, sanitasi, dan sistem pengelolaan sampah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi semua pihak—baik petugas kebersihan, warga, maupun aparat pemerintahan—untuk berperan aktif mewujudkan lingkungan Nganjuk yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





