Tiwul, Warisan Kuliner Jadul, Bikin Penasaran Generasi Muda dalam Perayaan HUT ke-1146 Kota Kediri

Tiwul Meriahkan HUT ke-1146 Kota Kediri, Warisan Kuliner yang Kian Terlupakan
Suasana HUT ke-1146 Kota Kediri (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Perayaan Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri tak hanya diramaikan dengan hiburan dan keramaian pengunjung, tetapi juga menghadirkan cita rasa masa lalu melalui kuliner tradisional, salah satunya tiwul.

Jajanan jadul berbahan dasar singkong ini ikut meramaikan stan kuliner di halaman Balai Kota Kediri, Minggu (27/7/2025), dan memantik rasa penasaran banyak warga, khususnya generasi muda.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri
tiwul (Bidu)

Meski kalah pamor dibanding makanan modern, kehadiran tiwul menjadi sorotan karena dianggap sebagai kuliner khas yang mulai langka. Bahkan, sebagian besar generasi milenial mengaku belum pernah mencobanya.

Baca juga : Doa Lintas Agama di Balai Kota Kediri, FKUB Tegaskan Komitmen Kerukunan Jelang Hari Jadi ke-1146

“Saya cuma pernah dengar namanya, tapi belum pernah merasakan langsung seperti apa bentuk dan rasanya,” ungkap Saha Raditya, pengunjung muda yang datang ke lokasi acara.

Tiwul sendiri terbuat dari gaplek atau singkong kering yang dikukus, kemudian disajikan dengan parutan kelapa dan gula merah. Pada masa lalu, tiwul mTiwul Meriahkan HUT ke-1146 Kota Kediri, Warisan Kuliner yang Kian Terlupakanenjadi makanan pokok pengganti nasi, terutama bagi masyarakat pedesaan saat menghadapi masa-masa sulit. Kini, keberadaannya lebih sering dikenang dariTiwul Meriahkan HUT ke-1146 Kota Kediri, Warisan Kuliner yang Kian Terlupakanpada disantap sehari-hari.

Melalui keikutsertaannya dalam festival kuliner Hari Jadi Kota Kediri, diharapkan tiwul dapat kembali dikenal dan dicintai oleh masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan kekayaan kuliner tradisional yang diwariskan oleh leluhur.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *