Demon Slayer: Infinity Castle Tembus 1 Juta Penonton, Salip Film Lokal Tinggal Meninggal

Demon Slayer: Infinity Castle Tembus 1 Juta Penonton, Salip Film Lokal Tinggal Meninggal
Poster Demon Slayer: Infinity Castle (Instagram/demon_slayer_offcial)

LINGKARWILIS.COM – Rilis hampir bersamaan di bioskop, Demon Slayer: Infinity Castle anime asal Jepang menyalip film garapan Indonesia berjudul Tinggal Meninggal yang dimainkan Omara N. Esteghlal.

Meski film Tinggal Meninggal lebih dulu tayang pada 14 Agustus, justru Demon Slayer: Infinity Castle yang rilis sehari setelahnya berhasil meraih perhatian lebih besar.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Dalam tiga hari penayangan, film anime ini menembus angka 1 juta penonton di Indonesia. Sementara itu, dalam lima hari penayangan, Tinggal Meninggal mencatat jumlah 102.209 penonton.

Antusiasme penonton terhadap Demon Slayer: Infinity Castle  sejatinya sudah terlihat bahkan sebelum rilis resmi, di platform media sosial X (Twitter), berbagai perbincangan hangat, spoiler, hingga fanart bertebaran, menunjukkan tingginya antusiasme penggemar.

10 Sketsa Gambar Anime yang Mudah Ditiru untuk Pemula, Mulai Karya Keren dengan Sederhana!

Sinopsis Demon Slayer: Infinity Castle

Demon Slayer: Infinity Castle merupakan bagian dari waralaba Kimetsu no Yaiba yang diadaptasi dari manga karya Koyoharu Gotouge.

Film ini digarap oleh sutradara Haruo Sotozaki, diproduksi studio Ufotable, serta melibatkan staf kreatif yang sama dengan serial animenya.

Film ini menjadi sekuel langsung dari musim keempat serial anime, sekaligus adaptasi panjang dari alur cerita “Infinity Castle”.

Rilisnya dibagi dalam format trilogi film, dengan bagian pertama tayang Agustus 2025. Sebelumnya, rangkaian film Demon Slayer sudah sukses secara global, termasuk Mugen Train (2020), To the Swordsmith Village (2023), dan To the Hashira Training (2024).

Kisahnya mengikuti perjalanan Tanjiro Kamado, bocah yang bergabung dengan Korps Pembasmi Iblis demi menyelamatkan adiknya,

Nezuko, yang berubah menjadi iblis. Bersama rekan-rekannya Zenitsu Agatsuma dan Inosuke Hashibira, Tanjiro berulang kali berhadapan dengan iblis kuat, sekaligus membangun ikatan erat dengan para Hashira pendekar pedang terkuat di korps.

Infinity Castle membawa cerita menuju puncaknya. Setelah program Pelatihan Hashira digelar, sang antagonis utama Muzan Kibutsuji muncul dan menggiring Tanjiro bersama para Hashira ke sebuah dimensi gelap bernama Kastil Infinity. Di sanalah pertempuran besar terakhir antara Korps Pembasmi Iblis dan pasukan Muzan dimulai.

Dengan pencapaian luar biasa dalam tiga hari, Demon Slayer: Infinity Castle mempertegas fenomena global anime Jepang di pasar film Indonesia.

Sementara itu, Tinggal Meninggal tetap menunjukkan eksistensi film drama lokal yang terus mendapat tempat tersendiri di hati penonton domestik.

Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *