Warga Blitar Mulai Kembalikan Barang Jarahan DPRD ke Polisi

Warga Blitar Mulai Kembalikan Barang Jarahan DPRD ke Polisi
Salah satu barang yang berhasil diamankan polisi dalam kasus penjarahan di DPRD Kabupaten Blitar. (aziz)

BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Ancaman aparat kepolisian untuk memburu para penjarah aset DPRD Kabupaten Blitar membuahkan hasil. Sejumlah warga yang sempat membawa kabur barang inventaris pemerintah mulai mengembalikan hasil jarahan mereka ke kantor polisi.

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, menegaskan pihaknya tidak akan ragu menjemput paksa warga yang masih menyimpan barang hasil penjarahan.

“Penjarah bisa lari, tapi tidak bisa sembunyi. Kami akan terus mengejar. Karena itu, sebaiknya serahkan barang secara sukarela sebelum kami mendatangi rumah masing-masing,” tegasnya, Kamis (4/9/2025).

Hingga kini, berbagai barang berhasil diamankan kembali, mulai dari televisi layar datar, komputer, keyboard, printer, besi penutup selokan, mouse, alat pemadam api ringan (APAR), hingga kursi besi dan kursi busa. Semua barang kini disita di Mapolres Blitar, sementara sejumlah warga yang diduga terlibat masih menjalani pemeriksaan.

Baca juga : Kapolda Jatim Tinjau Fasilitas Rusak Pasca Kericuhan di Kediri, Anggota Diminta Tetap Beri Layanan Maksimal

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian barang elektronik yang dijarah disembunyikan di rumah warga. Ada yang menutupinya dengan kain agar tak terlihat. Namun upaya itu tetap terbongkar saat polisi melakukan penelusuran.

Sebelumnya, polisi bergerak cepat menangani aksi anarkis yang terjadi di Gedung DPRD Kabupaten Blitar pada Minggu dini hari (31/8/2025).

Dalam peristiwa itu, 41 warga diamankan karena diduga ikut dalam kerusuhan, mulai dari membakar, merusak, hingga menjarah barang inventaris. Polisi menegaskan, aksi tersebut bukanlah bentuk penyampaian aspirasi, melainkan murni tindakan anarkis.

Baca juga : Mas Dhito Ajak Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Puing-pungi dan Sisa Kebakaran di Pemkab serta Kantor DPRD Kabupaten Kediri

Dari 41 warga yang diamankan, sebagian masih berstatus saksi dan sudah dipulangkan lantaran bukti belum mencukupi. Namun, 12 orang diproses hukum pidana, dengan rincian 9 orang ditahan dan 3 lainnya tidak ditahan karena masih di bawah umur.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D