Kediri, LINGKARWILIS.COM – Tim Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur bersama Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG) Kementerian PUPR melakukan inspeksi mendadak di Gedung DPRD Kota Kediri, Minggu (14/9/2025). Sidak ini untuk memastikan kondisi struktur pasca kebakaran yang melanda beberapa waktu lalu.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan DPRD Kota Kediri, Yohana Rahayu, menyebutkan tim teknis memeriksa kelayakan bangunan mulai lantai 1 hingga lantai 2.
Hasilnya, ditemukan tiga titik beton cor di gedung utama paripurna mengalami kerusakan serius akibat paparan panas tinggi dari kebakaran yang terjadi di ruang penyimpanan berkas.
“Kerusakan itu dinilai membahayakan apabila gedung tetap dipakai untuk aktivitas perkantoran,” jelas Yohana.
Baca juga : Wakil Wali Kota Kediri Lepas Karnaval HUT ke-80 RI di Bandar Lor
Dari hasil pemeriksaan, lantai 1 masih memungkinkan digunakan secara terbatas, sementara lantai 2 dinyatakan rusak berat dan tak lagi layak pakai. Adapun Gedung Fraksi ikut terdampak setelah api dari kanopi merambat, bahkan hingga kini masih ada sisa abu menyala di gudang arsip meski telah dilakukan pemadaman.
Tim Kementerian PUPR akan menyusun laporan teknis berisi rekomendasi tindak lanjut, termasuk opsi perbaikan maupun renovasi total.
“Keselamatan pengguna gedung tetap menjadi prioritas. Keputusan akhir menunggu arahan Kementerian PUPR dan Pemkot Kediri,” tambah Yohana.
Baca juga : Ribuan Peserta Ramaikan Kota Kediri MAPAN Color Run 2025
Sementara itu, DPRD Kota Kediri kemungkinan besar akan memindahkan sementara aktivitas rapat paripurna dan pelayanan ke Gedung Nasional Indonesia (GNI) hingga proses perbaikan rampung.***
Reporter : Ely Burhan
Editor : Hadiyin





