Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengalokasikan anggaran sebesar Rp650 juta untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana (sarpras) kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kantornya terdampak kerusuhan dan penjarahan akhir Agustus lalu.
Bantuan sarpras tersebut berupa komputer, laptop, printer, dan perlengkapan lain yang diperlukan agar pelayanan publik tetap berjalan normal.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kediri, Erfin Fatoni, menyatakan pengadaan itu mendesak agar kinerja ASN tidak terganggu.
“Penganggaran sarpras sangat penting supaya ASN bisa kembali bekerja optimal dan pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti sediakala,” ungkapnya, Selasa (16/9).
Selain itu, lanjut Erfin, kebutuhan untuk penyekatan gedung-gedung OPD yang kini digunakan secara bersama akan ditutup melalui pergeseran APBD Perubahan lewat Peraturan Bupati. “Keduanya harus berjalan beriringan menyesuaikan kondisi yang ada,” jelasnya.
Baca juga : Revitalisasi Jalan dan Trotoar Kawasan Stasiun Kediri Tembus 35 Persen
Ia menambahkan, sarpras yang telah didistribusikan saat ini sudah digunakan sesuai aturan di masing-masing OPD. Dengan dukungan fasilitas tersebut, diharapkan ASN dapat kembali memberikan pelayanan maksimal.
“Sesuai arahan Mas Bup Dhito, pelayanan publik harus tetap prima agar masyarakat merasa terlindungi dan nyaman,” tegas Erfin.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






