Blitar, LINGKARWILIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas dengan menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan senilai Rp 40 juta ini diberikan kepada Galeri Disabilitas Kinasih (GADISKU) yang berlokasi di UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Blitar, Jawa Timur.
Bantuan berupa peralatan membatik dan sarana pendukung produksi karya disabilitas ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, kreativitas, sekaligus mendorong kemandirian anak-anak disabilitas. Selain itu, dukungan ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha sehingga karya mereka memiliki nilai jual di masyarakat.
Perwakilan UPT PSBR Blitar, Sukajar, S.ST, menyampaikan terima kasih atas perhatian BRI.
“Peralatan ini sangat membantu kegiatan anak-anak disabilitas. Dengan sarana yang lebih baik, mereka bisa berproduksi lebih lancar dan keterampilannya berkembang. Terima kasih kepada BRI yang selalu peduli pada pemberdayaan penyandang disabilitas,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).
Baca juga : Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Peringati HAORNAS dengan Ragam Senam, Salah Satunya Senam Tabola Bale
Direktur Rumah Kinasih, Edy Cahyono, juga menegaskan bahwa dukungan tersebut berdampak nyata.
“Bantuan dari BRI sangat berarti, karena tidak hanya mendukung akademik, tetapi juga kemandirian teman-teman disabilitas untuk masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI Blitar, Irfan Setiawan Munahar, menuturkan bahwa program CSR ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam membangun masyarakat inklusif.
“Bantuan senilai Rp 40 juta ini diharapkan dapat memperkuat aktivitas GADISKU, sehingga penyandang disabilitas semakin percaya diri, produktif, dan mandiri,” tegasnya.
Baca juga : Ezra Walian Pulih, Persik Kediri Tunggu Kepastian Tampil Lawan Persijap
Dengan dukungan ini, GADISKU Blitar diharapkan tetap menjadi wadah pemberdayaan yang mampu mengubah pandangan masyarakat bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berkarya dan berkontribusi bagi lingkungannya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





