Blitar, LINGKARWILIS.COM – Jenazah Imam Muslimin atau yang akrab disapa Yai Mim dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Blitar. Suasana duka menyelimuti keluarga saat jenazah tiba dan disambut isak tangis kerabat.
Eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut dimakamkan di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, lokasi yang juga menjadi tempat peristirahatan kedua orang tuanya.
Jenazah tiba di rumah duka pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah melalui prosesi pemulasaraan, mulai dari dimandikan, dikafani, hingga disalatkan, almarhum langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat pada malam yang sama.
Keponakan almarhum, Fatimatuzzahro, menyebutkan bahwa pemakaman di Slemanan merupakan bagian dari wasiat semasa hidup Yai Mim.
Baca juga : Kunker ke Mapolsek Papar, Kapolres Kediri Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
“Almarhum memang berpesan ingin dimakamkan dekat keluarga, terutama orang tua,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, kabar wafatnya Yai Mim yang terjadi di Malang membuat keluarga besar terpukul. Setelah menerima informasi tersebut, pihak keluarga segera menuju rumah sakit untuk menjemput jenazah sebelum dibawa pulang ke Blitar menggunakan mobil jenazah dengan iring-iringan keluarga.
Diketahui, Yai Mim sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu. Namun sebelum menjalani proses lanjutan terkait perkara yang menjeratnya, ia meninggal dunia. Informasi yang beredar menyebutkan almarhum diduga mengalami gangguan pernapasan.
Baca juga : Disdik Kota Kediri Matangkan SPMB 2026, Data Siswa Dipastikan Terintegrasi Sejak Awal
Keluarga berharap masyarakat dapat memberikan doa terbaik bagi almarhum dan menghormati proses duka yang tengah mereka jalani.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





