Kediri, LINGKARWILIS.COM – Lurah Ngadirejo, Heru Sugiarto, menunjukkan gaya kepemimpinan yang cepat tanggap (Gercep) dengan aktif melakukan silaturahmi door to door ke rumah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan pemberdayaan warga demi mewujudkan Kelurahan Ngadirejo yang lebih maju dan mandiri.
“Seluruh program tahun ini kami targetkan selesai sebelum akhir 2025. Kami ingin setiap kegiatan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heru, Selasa (14/10/2025).
Heru menjelaskan, fokus utama pemerintah kelurahan saat ini adalah pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada hasil, terutama melalui penguatan UMKM, Karang Taruna, dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK).
“UMKM perlu kita dorong agar makin kompetitif, sementara Karang Taruna dan LKK harus terus diberdayakan agar seluruh elemen masyarakat bisa tumbuh bersama,” terangnya.
Selain bidang ekonomi, Heru juga menyoroti pentingnya tanggung jawab sosial bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, termasuk pasar dan area pemakaman. Ia berencana melibatkan seluruh RW dalam pengelolaan tersebut agar tercipta partisipasi kolektif warga.
“Nantinya, setiap RW akan punya perwakilan dalam pengelolaan makam. Jadi, bukan hanya tanggung jawab juru kunci, tapi semua warga ikut menjaga,” tegasnya.
Salah satu tokoh masyarakat, Imam Ma’tup, menyambut baik gaya kepemimpinan Heru yang terbuka dan dekat dengan warga. Menurutnya, pendekatan silaturahmi langsung menjadi wujud kepemimpinan yang membumi dan komunikatif.
Baca juga : Pemakaman Umum Kelurahan Tosaren, Kota Kediri, Penuh, Terpaksa, Satu Liang Digunakan untuk Delapan Jenazah
“Pak Lurah Heru ini grecep dan mau turun ke lapangan. Beliau tidak hanya memberi arahan, tapi juga mendengar dan berdialog dengan warga. Itu membuat masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan,” ungkap Imam.
Melalui pendekatan kolaboratif ini, Heru berharap semangat gotong royong dan kebersamaan warga semakin tumbuh, sehingga Ngadirejo dapat berkembang menjadi kelurahan yang berdaya, bersih, dan mandiri.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





