Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah toko perabotan di Jalan Dhoho, Kelurahan Setono Pande, Kecamatan Kota Kediri, pada Rabu (15/10/2025) malam. Peristiwa ini menyebabkan seluruh isi toko milik Sony (72), warga Kelurahan Semampir, ludes dilalap api.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kediri, Dhani Adi Projo, mengungkapkan bahwa nilai kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
“Menurut keterangan pemilik, kerugian material ditaksir mencapai dua miliar rupiah,” ujar Dhani saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula sekitar pukul 19.30 WIB, tak lama setelah toko ditutup pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, seluruh karyawan telah pulang. Warga sekitar melihat asap dan kobaran api muncul dari bagian belakang bangunan, lalu melaporkannya ke petugas.
Baca juga : LPJU Jalan Brigjend Katamso Alami Korslet, Dishub Kota Kediri Lakukan Perbaikan Cepat dan Pemangkasan Pohon
“Kami menerima laporan sekitar pukul 19.50 WIB dan segera menerjunkan tim ke lokasi,” jelas Dhani.
Upaya pemadaman melibatkan empat unit mobil Damkar Kota dan Kabupaten Kediri, satu unit Damkar Gudang Garam, dua unit dari DLHKP, serta water cannon milik Brimob dan Polres Kediri Kota. Api berhasil dipadamkan menjelang dini hari, Kamis (16/10/2025).
Namun, pada pagi harinya, petugas kembali ke lokasi karena muncul kepulan asap baru dari sisa bara api di dalam bangunan.
“Pukul 07.00 hingga 10.00 WIB kami lakukan pendinginan ulang karena masih ada asap yang membumbung,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, sejumlah barang seperti perabot rumah tangga berbahan plastik dan kompor gas hangus terbakar. Lantai dua bangunan diketahui berfungsi sebagai gudang penyimpanan barang dagangan.
Baca juga : Pelatih Persik Kediri Apresiasi Penampilan Wigi Pratama dan Rifqi di Laga Uji Coba Timnas U-23
Dhani menjelaskan, korsleting listrik diduga menjadi penyebab utama kebakaran.
“Kami temukan indikasi awal berupa bekas gosong di tembok bagian barat selatan, diduga titik awal percikan api yang kemudian menjalar cepat,” ungkapnya.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin




