KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Warga Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, kini dapat bernapas lega. Harapan mereka selama dua tahun untuk melihat perbaikan infrastruktur vital di wilayah tersebut akhirnya menjadi kenyataan.
Proyek pembesaran gorong-gorong saluran air disertai pelebaran jalan resmi dimulai, menandai langkah besar dalam upaya mengatasi banjir sekaligus memperlancar akses menuju Bandara Internasional Dhoho.
Di lapangan, para pekerja tampak sibuk merangkai besi tulangan di atas saluran air yang kini digali lebih dalam dan lebar dibanding sebelumnya. Proyek ini tidak sekadar pekerjaan rutin, tetapi menjadi solusi permanen atas persoalan banjir yang selama ini menghantui warga setempat.
Banjir di kawasan Ngampel bukan masalah baru. Gorong-gorong lama yang sempit tak mampu menampung debit air hujan, menyebabkan genangan setiap kali curah hujan tinggi.
Baca juga : Ribuan Alumni Santri Lirboyo Gelar Long March untuk Menemui Bupati Kediri, Ini Agendanya
“Perencanaan proyek ini sebenarnya sudah lama, tapi baru sekarang bisa terealisasi. Alhamdulillah, akhirnya dikerjakan juga,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (21/10)
Ia menambahkan, selama ini ukuran saluran air yang terlalu kecil menjadi penyebab utama air mudah meluap ke jalan. “Dengan pelebaran ini, kami yakin tidak akan ada lagi genangan besar saat musim hujan tiba,” ungkapnya optimistis.
Pelebaran gorong-gorong tersebut diibaratkan warga sebagai ‘jalan tol air’, yang diharapkan mampu memperlancar aliran air dan mencegah banjir meski hujan turun deras.
Selain fungsi utama mengendalikan banjir, proyek ini juga memiliki nilai strategis dari sisi transportasi. Pekerjaan infrastruktur di Ngampel dilakukan bersamaan dengan pelebaran badan jalan, yang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri memperkuat konektivitas menuju Bandara Dhoho.
Seiring beroperasinya bandara tersebut, kebutuhan akses jalan yang representatif dari berbagai arah semakin mendesak. Pelebaran jalan di kawasan Ngampel diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, mempercepat mobilitas, serta memangkas waktu tempuh masyarakat dari wilayah Mojoroto dan sekitarnya menuju bandara.
Baca juga : FPRB Kabupaten Kediri Dukung Langkah Normalisasi Sungai di Wilayah Barat
“Proyek ini membawa manfaat ganda. Selain bebas dari banjir, jalur ini akan mendukung ekonomi warga karena menjadi akses langsung ke bandara,” tutur seorang warga dengan penuh antusias.
Pemerintah menargetkan pekerjaan pembesaran gorong-gorong dan pelebaran jalan ini selesai dalam waktu dekat, sejalan dengan visi Kota Kediri untuk tumbuh sebagai kota regional modern dengan infrastruktur terintegrasi.***
Reporter: Zamzami
Editor: Hadiyin






