Unik, Catin di Ponorogo Wajib Bawa Bibit Pohon Saat Akad Nikah, Simbol Tanggung Jawab dan Kesetiaan

Unik, Catin di Ponorogo Wajib Bawa Bibit Pohon Saat Akad Nikah: Simbol Tanggung Jawab dan Kesetiaan
Salah satu cantin di Ponorogo saat membawa bibit tanaman saat akan melangsungkan akad nikah (kemenag)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Tradisi baru diterapkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo bagi setiap calon pengantin (catin) yang akan menikah. Mereka kini diwajibkan membawa bibit pohon saat melangsungkan akad nikah sebagai bagian dari simbol tanggung jawab dan kelestarian lingkungan.

Menariknya, usai prosesi ijab kabul, pasangan pengantin baru diminta menanam bibit pohon tersebut di sekitar rumahnya masing-masing. Pohon itu menjadi simbol kehidupan baru yang harus dirawat penuh kasih sayang, layaknya membina rumah tangga.

“Menanam pohon sama artinya dengan belajar merawat keluarga. Kalau mereka bisa menjaga tanaman kecil dengan baik, insyaallah mereka juga mampu menjaga pasangan dan rumah tangganya,” ujar Kepala Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, Sabtu (26/10/2025).

Baca juga : Temukan Kedamaian di Tengah Tugas, Perwira Lalu Lintas Polsek Kediri Kota Ini Tekuni Hobi Bertanam

Huda menjelaskan, konsep tersebut merupakan perpaduan antara ekologi dan teologi yang disebut ekoteologi. Melalui gerakan simbolik ini, para calon pengantin diharapkan memahami makna tanggung jawab, kesetiaan, dan komitmen sejak awal pernikahan.

“Seperti halnya rumah tangga, pohon yang dirawat dengan baik akan tumbuh kuat. Penanaman dilakukan di lingkungan tempat tinggal masing-masing, dan ke depan kami akan hadir langsung memantau di tiap kecamatan,” imbuhnya.

Program inovatif Kemenag Ponorogo ini juga menjadi bagian dari gerakan penghijauan sekaligus upaya menekan angka perceraian di wilayah tersebut. Berdasarkan data Pengadilan Agama, sepanjang 2025 terdapat 135 kasus perceraian, sebagian besar disebabkan faktor ekonomi dan pasangan yang bekerja di luar negeri.

Baca juga : Penampilan Band Pelajar Meriahkan Konser Musik Remaja di Kediri

“Dengan menanam akar nilai sejak masa pra-nikah, kami berharap pasangan lebih memahami arti pengabdian, tanggung jawab, serta tidak mudah menyerah menghadapi persoalan rumah tangga,” pungkas Huda.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo

Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D