Kementerian Lingkungan Hidup Batalkan Penutupan TPA Mrican Ponorogo, Ini Alasannya

Kementerian Lingkungan Hidup Batalkan Penutupan TPA Mrican Ponorogo, Ini Alasannya
Plt DLH Jamus Kunto bersama perwakilan KLH saat meninjau TPA Mrican beberapa waktu lalu (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya bisa bernafas lega. Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Kecamatan Jenangan yang semula dijadwalkan pada 7 November 2025 resmi dibatalkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Pembatalan tersebut dilakukan setelah KLH menilai Pemkab Ponorogo menunjukkan komitmen kuat dalam upaya menekan volume sampah dan memperbaiki sistem pengelolaannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Direktur Pengurangan Sampah KLH setelah keluarnya surat penghentian operasional TPA Mrican.

Baca juga : Tindak Lanjuti Penurunan HET, Pemkab Kediri Terbitkan SE ke-Distributor dan Kios Pupuk

“Hasil dari pertemuan itu, keputusan penghentian operasional TPA Mrican resmi dibatalkan. Pemerintah pusat melihat adanya komitmen nyata dari kami untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah,” ujar Jamus, Jumat (31/10/2025).

Meski demikian, KLH tetap memberikan batas waktu dan sejumlah rekomendasi yang harus segera dijalankan oleh Pemkab Ponorogo. Beberapa di antaranya mencakup perubahan perilaku masyarakat, penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu, serta penerapan biopori sampah sebagai upaya pengurangan volume limbah.

“Rekomendasi dari KLH akan kami tindaklanjuti. Salah satunya penerapan biopori sampah, dan saat ini volume sampah di TPA Mrican juga mulai menurun, tidak lagi mencapai 70 ton per hari,” jelasnya.

Jamus menambahkan, DLH menargetkan pengurangan produksi sampah sebesar 30–40 persen sebelum batas waktu yang ditetapkan, yakni 7 November mendatang.

Baca juga : Bergerak Kendalikan Inflasi, Pj Wali Kota Kediri Pimpin High Level Meeting TPID 2024 

Upaya tersebut akan diperkuat melalui program pemilahan dan pengolahan sampah terpadu di tingkat desa, serta edukasi rumah tangga untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Langkah-langkah itu terus kami percepat. Jika tidak berjalan efektif, pembatalan keputusan bisa saja ditinjau ulang,” tegasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D