Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ketua PCNU Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil atau yang akrab disapa Gus Ab, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kota Kediri.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Jalan Sehat Santri Sarungan di Tirtayasa Park, Minggu (2/11), yang diikuti ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat dengan mengenakan sarung sebagai simbol semangat dan identitas santri.
Gus Ab menjelaskan, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Minggu (9/11) dengan Senam Fatayat dan Touring Religi yang meliputi ziarah ke sejumlah makam auliya, seperti Makam Setono Gedong, Pondok Lirboyo, dan Banjar Mlati. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Mancing Bersama di Omah Sawah, Kelurahan Burengan.
Kemudian, pada Kamis (13/11) dijadwalkan Istighosah dan Doa Bersama di GOR Jayabaya, Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto.
Baca juga : Seduhlur Coffee, Perpaduan Harmoni Jazz dan Kopi Spesialti di Kediri
“Kami berharap seluruh warga Kota Kediri ikut hadir dan memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2025,” ujar Gus Ab.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri dan seluruh pihak yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Jalan sehat kali ini secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim,” tambahnya.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 4 kilometer, melalui rute Jalan Ahmad Yani – PK Bangsa – Pemuda – Teuku Umar – Imam Bonjol – dan kembali ke Tirtayasa Park.
Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan pesan dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar jalan sehat, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan santri.
Baca juga : Mahasiswa Kediri Gelar Aksi Damai, Desak Reformasi Polri dan Pembebasan Aktivis
“Sarung adalah simbol ketulusan dan perjuangan para ulama serta santri. Kini perjuangan itu kita lanjutkan bukan dengan bambu runcing, tapi dengan ilmu, akhlak, dan karya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo, anggota DPRD Kota Kediri Arif Junaidi (Gerindra) dan Eriyanto Djaya Saputra (PAN), jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai pondok pesantren seperti Al Amin, Lirboyo, LDII, Al Husna, Salafiyah, dan Al Islah.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin

