Kediri, LINGKARWILIS.COM – Proyek rehabilitasi pilar Jembatan Brawijaya, ikon penghubung utama wilayah timur dan barat Sungai Brantas di Kota Kediri, kini menjadi sorotan publik.
Sejak dimulai pertengahan September 2025, pengerjaan yang sudah berjalan satu setengah bulan itu baru menunjukkan progres sekitar 6 persen.
Proyek ini dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp 3,361 miliar dari APBD Kota Kediri Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan kontrak, pelaksana proyek diberi waktu tiga bulan, terhitung mulai 18 September hingga 16 Desember 2025.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Kediri, I Made Dwi Permana, memastikan bahwa meskipun terlihat lambat, pengerjaan masih sesuai dengan jadwal.
“Saat ini pengerjaan meliputi pembuatan rangka pilar, pengecatan railing, dan parapet. Target penyelesaian tetap 16 Desember 2025,” ujarnya, Senin (3/11).
Baca juga : DLH Jatim Apresiasi Ponpes Wali Barokah Kediri atas Inovasi Ramah Lingkungan
Jembatan Brawijaya menjadi perhatian publik setelah salah satu pilarnya mengalami kebakaran, yang menimbulkan kerusakan pada struktur jembatan. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga, mengingat jembatan ini merupakan akses vital yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.
Rehabilitasi dilakukan tidak hanya untuk memperkuat struktur, tetapi juga mempercantik tampilan jembatan melalui pengecatan ulang dan perbaikan fisik.
Tahapan awal mencakup pembersihan area kerja, pembongkaran bagian rusak, serta pemasangan rangka baja baru pada pilar yang terdampak.
Menurut DPUPR, meski progres masih rendah, percepatan akan dilakukan pada tahap berikutnya. Faktor cuaca dan penyesuaian desain teknis disebut menjadi penyebab utama lambatnya progres awal.
“Pemeriksaan struktur dan pengadaan material membutuhkan ketelitian di awal. Namun kami optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” tambah Made.
Warga sekitar berharap proyek ini rampung sesuai jadwal tanpa menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi.
baca juga : SPPG Polres Kediri Jadi Percontohan Nasional, Sajikan Makanan Bergizi untuk Ribuan Pelajar
Pemkot Kediri menargetkan, setelah rehabilitasi selesai, Jembatan Brawijaya akan kembali kokoh, aman dilalui, dan tetap menjadi ikon kebanggaan Kota Kediri di atas Sungai Brantas.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin






