KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dalam upaya mempercepat eliminasi penyakit Tuberkulosis (TBC), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menggelar kegiatan Edukasi Tatalaksana Investigasi Kontak (IK) dan Infeksi Laten TBC (ILTB) bagi kader kesehatan di Hotel Lotus Garden, Selasa (11/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB.
Pelatihan ini diikuti kader dari 46 kelurahan di Kota Kediri, masing-masing mengirimkan tiga peserta. Tujuannya untuk memperkuat kemampuan kader dalam melacak kontak serumah pasien TBC serta memastikan pelaksanaan pencegahan berjalan optimal di tingkat masyarakat.
Dua narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur turut hadir, yakni dr. Farida Cahyani, Kepala Seksi P2 PMPTM, dan Yuli, Technical Officer Program TBC, yang secara khusus menangani penanggulangan TBC di wilayah Jawa Timur.
Baca juga : Jaga Hubungan Industrial, Dinkop UMTK Kota Kediri Tegaskan Kewajiban Perusahaan Miliki Peraturan Perusahaan
Menurut Hendik Suprianto, SKM., MM.Kes, Kabid P2P Dinkes Kota Kediri, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas kader sebagai garda terdepan deteksi dini dan pencegahan penyebaran TBC.
“Kader perlu memahami dengan tepat cara melakukan investigasi kontak. Penularan TBC sering kali terjadi tanpa disadari di lingkungan keluarga,” ujarnya.
Hendik menyampaikan capaian terapi pencegahan TBC di Kota Kediri saat ini baru mencapai 17 persen, jauh di bawah target nasional sebesar 72 persen. Adapun pelaksanaan Investigasi Kontak (IK) baru 52 persen dari target 100 persen.
“Masih banyak kader baru hasil regenerasi. Melalui pelatihan ini, kami berharap capaian terapi pencegahan dan pelacakan kasus bisa meningkat signifikan,” tambahnya.
Baca juga : Mas Dhito Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Rehabilitasi Gedung Pemkab Kediri
Sementara itu, Yuli dalam pemaparannya menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak dalam upaya eliminasi TBC.
“Kader harus menjadi komunikator aktif di masyarakat. Jika mereka mampu menjelaskan pentingnya terapi pencegahan kepada keluarga pasien, maka rantai penularan bisa diputus dari rumah,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Kota Kediri berharap seluruh kader kesehatan dapat berperan aktif sebagai motor penggerak dalam upaya pemutusan rantai penularan TBC serta mendukung percepatan capaian target nasional eliminasi TBC.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





