Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Seorang pemuda di Kabupaten Tulungagung ditemukan tewas gantung diri pada Selasa (2/12/2025). Korban diketahui tengah mengalami depresi dan gangguan kejiwaan, bahkan sempat menjalani perawatan di RSJ Lawang, Malang.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, mengungkapkan bahwa korban berinisial AN (25), warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Insiden ini pertama kali diketahui oleh adik korban, DNF (16), sepulang sekolah sekitar pukul 09.45 WIB.
Saat masuk melalui pintu samping yang langsung menuju area dapur, DNF terkejut melihat kakaknya dalam kondisi tergantung pada tiang penyangga dapur rumah.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, adik korban menemukan korban tergantung menggunakan tali tampar berwarna biru,” jelas Ipda Nanang, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : Operasi Zebra 2025 di Kediri Kota Catat 43 Ribu Pelanggaran, Ini Infonya
Kaget dan panik, DNF langsung meminta pertolongan kepada tetangga. Laporan kemudian diteruskan ke perangkat desa serta Polsek Kedungwaru. Petugas kepolisian bersama tenaga medis segera menuju lokasi kejadian.
Warga yang mengetahui kabar tersebut turut membantu menurunkan korban ke lantai. Pemeriksaan awal dari petugas medis memastikan bahwa AN telah meninggal dunia akibat gantung diri, ditandai dengan kondisi luka jerat di leher dan wajah membiru.
Setelah pemeriksaan, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga. Dari keterangan tersebut diketahui bahwa korban sebelumnya mengalami depresi berat dan baru dirujuk ke RSJ Lawang untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga : Viva Hotel Kediri Suguhkan Dua Gelaran Istimewa, Launching Menu Baru dan White Fantastic Year End Party 2025
Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, baik luar maupun dalam. Mereka kemudian membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.
“Pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak menuntut siapa pun. Korban juga sudah dimakamkan di pemakaman umum setempat,” pungkas Ipda Nanang.***
Reporter : Soleh Sirri
Editor : Hadiyin






