KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Lapangan Kelurahan Banaran, Kota Kediri, dipenuhi ratusan warga lanjut usia yang mengikuti kegiatan Senam Sehat Indonesia (SSI), Minggu pagi. Kegiatan yang diikuti lebih dari 400 peserta ini tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah kebersamaan dan terapi psikologis bagi para pesertanya.
Sedikitnya 410 peserta dari 16 sasana SSI se-Kota Kediri ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut. Mayoritas peserta merupakan lansia berusia di atas 60 tahun, bahkan sebagian telah memasuki usia 80 tahun. Meski demikian, antusiasme terlihat tinggi saat mereka mengikuti rangkaian gerakan senam.
Ketua Badan Penyelenggara SSI Kota Kediri, dr. H. Slamet Riyanto, M.Kes, menyampaikan bahwa Senam Sehat Indonesia memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar menjaga kebugaran tubuh.
Baca juga : Gerak Jalan Rute Gerilya Panglima Sudirman Kota Kediri Siap Digelar, Ratusan Peserta Telah Mendaftar
“SSI tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menjadi sarana terapi mental dan sosial. Ada kebersamaan, persatuan, dan semangat hidup yang tumbuh di sini. Itu yang membuat para lansia tetap aktif dan merasa bahagia,” jelasnya.
Ia menjelaskan, SSI merupakan olahraga rekreasi di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang bersifat nonkompetitif dan dapat diikuti semua kalangan. Di Kota Kediri, SSI telah berkembang sejak 2019 dan kini memiliki 16 sasana aktif dengan jumlah anggota yang terus bertambah.
“Kami berharap ke depan SSI bisa menjangkau seluruh wilayah Kota Kediri,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Kediri Komisi C, H. Azhari, SE. Dalam sambutannya, ia mengaku bangga Kelurahan Banaran dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar itu.
“Meski wilayah Banaran tidak luas, fasilitas yang dimiliki cukup memadai. Kami menyambut kehadiran ratusan peserta SSI dengan penuh rasa syukur. Kegiatan ini membawa energi positif bagi warga,” tuturnya.
Baca juga : Serapan Pupuk Bersubsidi Kabupaten Kediri Tembus Angka Maksimal
Menurutnya, kegiatan senam bersama ini sejalan dengan semangat “Banaran Ngangenin”, jargon yang menggambarkan lingkungan yang ramah, sehat, dan membangun kebersamaan. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin setiap tiga bulan.
Selain senam, acara juga diisi dengan sarasehan kesehatan dan motivasi hidup sehat. Salah satu narasumber, Kurniawan Edi Priyanto, dosen Universitas Tarumanegara Indonesia, menyampaikan bahwa kualitas hidup dan usia panjang dipengaruhi oleh lima unsur utama.
“Silaturahmi, kesehatan, senyum, sapa, dan semangat adalah kunci. Tanpa semangat, tentu tidak mungkin para peserta hadir sejak pagi. Kebersamaan seperti ini menjadi fondasi hidup sehat dan bermakna,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SSI Kota Kediri diharapkan terus menjadi ruang positif bagi masyarakat, khususnya para lansia, untuk tetap sehat, aktif, dan memiliki ikatan sosial yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





