Didahului Suara Ledakan, Kebakaran Rumah di Wilangan Nganjuk Tewaskan Pasutri

Didahului Suara Ledakan, Kebakaran Rumah di Wilangan Nganjuk Tewaskan Pasutri
Kebakaran Rumah di Wilangan Nganjuk Tewaskan Pasutri (Inna)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM — Peristiwa kebakaran rumah yang disertai suara ledakan menggegerkan warga Dusun Awar-awar, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jumat sore (15/1/2026). Insiden tersebut menelan korban jiwa sepasang suami istri yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.

Korban diketahui bernama Agus Winaryanto (42) dan istrinya, Ririn Nur Farida (39), yang merupakan pemilik rumah. Keduanya ditemukan tewas dengan kondisi luka bakar parah setelah bangunan tempat tinggal mereka dilalap api.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sejumlah warga mengaku mendengar suara ledakan keras sebelum api membesar dan menghanguskan rumah korban.

Baca juga : Libur Isra Mi’raj, Pergerakan Penumpang KA di Stasiun Kota Kediri Terkendali, Puncak Capai 2.843 Orang

Dua saksi mata, Mukani (60) dan Sakiman (55), mengatakan langsung menuju lokasi setelah mendengar suara tersebut. Saat tiba, asap tebal sudah terlihat membumbung dari bagian barat atap rumah.

“Awalnya terdengar suara ledakan. Saksi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati asap sudah mengepul tebal dari atas genteng rumah korban, tepatnya di sisi barat,” ujar Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Fajar Kurniadi.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Usai api padam, petugas bersama aparat kepolisian melakukan pemeriksaan ke dalam rumah. Di salah satu kamar, kedua pemilik rumah ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka bakar serius.

Baca juga : Persik Kediri Datangkan Bek Spanyol, Chechu Antusias Perkuat Macan Putih

Keluarga korban, termasuk orang tua Ririn, Lasto (65), turut mendatangi lokasi untuk melihat langsung kondisi rumah dan anggota keluarganya yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab pasti ledakan dan kebakaran.

“Benar, di dalam kamar ditemukan dua jenazah korban meninggal dunia akibat terbakar. Saat ini penyebab kebakaran masih kami dalami,” pungkas Iptu Fajar.

Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi demi kepentingan penyelidikan.***

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *