KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Lini belakang Persik Kediri menjadi bahan evaluasi utama setelah tampil kurang solid saat menghadapi Malut United pada laga pembuka putaran kedua Super League. Menjelang pertandingan kandang melawan Bali United di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1/2026), tim berjuluk Macan Putih kini memfokuskan latihan pada pembenahan sektor pertahanan.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengakui kekalahan dari Malut United memberikan pelajaran penting bagi timnya. Meski hasil akhir mengecewakan, ia menilai ada catatan positif yang bisa diambil sebelum tim harus bermain dengan sepuluh orang.
“Kekalahan itu memang menyakitkan, tetapi ada pelajaran berharga. Kami bermain cukup baik sebelum kartu merah terjadi,” kata Marcos usai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, Selasa (27/1/2026).
Baca juga : Panpel Persik Kediri Mulai Jual Tiket Laga Kontra Bali United, Gunakan Sistem Tiket Gelang
Marcos menjelaskan, hasil tersebut mendorong tim pelatih untuk melakukan sejumlah evaluasi dan peningkatan, khususnya pada organisasi pertahanan. Ia menilai beberapa gol yang bersarang ke gawang Persik terjadi terlalu mudah dan harus segera dibenahi.
“Beberapa gol kemarin terjadi dengan cara yang seharusnya bisa dihindari. Ini menjadi fokus utama kami dalam persiapan,” ujarnya.
Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, program latihan terus dimaksimalkan agar para pemain siap menghadapi kekuatan Bali United. Meski demikian, ia mengakui situasi bermain dengan sepuluh pemain sangat memengaruhi performa tim saat melawan Malut United.
Baca juga : Tim DJKA dan Dishub Kabupaten Kediri Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Underpass
“Fokus utama tetap di pertahanan. Namun, harus diakui bermain dengan sepuluh orang membuat situasi menjadi sangat sulit,” pungkas Marcos.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin






