Kediri, LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul cuaca ekstrem yang kerap terjadi secara tiba-tiba, berupa hujan deras disertai angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel dan peralatan guna merespons cepat setiap laporan kejadian bencana di wilayah Kota Kediri.
“BPBD siap menurunkan Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) untuk melakukan evakuasi apabila terjadi kondisi darurat,” kata Joko, Kamis (29/01).
Ia menjelaskan, setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan Unit Reaksi Cepat (URC) PB guna melakukan asesmen di lapangan serta penanganan awal, agar dampak bencana dapat diminimalkan.
Menurut Joko, perubahan cuaca yang ekstrem telah menyebabkan sejumlah kejadian pohon patah dan tumbang di beberapa titik. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama terhadap pohon-pohon tua dan lapuk yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Untuk penanganan lanjutan, BPBD Kota Kediri juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) dalam melakukan pembersihan lokasi terdampak sekaligus perawatan vegetasi yang dinilai rawan roboh.
Selain kesiapsiagaan pemerintah, BPBD menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan diri saat cuaca buruk melanda.
“Kami mengimbau warga menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang berisiko roboh ketika hujan dan angin kencang,” tegasnya.
Baca juga : Langgar Marka Jalan Lurus, Bus Bagong Ditindak Satlantas Polres Kediri Kota
BPBD Kota Kediri juga meminta masyarakat segera melaporkan kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga potensi kerugian maupun korban jiwa dapat ditekan.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





