Harga Kedelai Merangkak Naik, Perajin Tahu Jombang Terhimpit Biaya Produksi

Harga Kedelai Merangkak Naik, Perajin Tahu Jombang Terhimpit Biaya Produksi
Aktivitas produksi tahu di salah satu sentra pengrajin tahu di Kabupaten Jombang yang terdampak kenaikan harga kedelai. (Foto : ist)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Kenaikan harga kedelai secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir mulai membebani perajin tahu di Kabupaten Jombang. Meski lonjakannya belum terlalu signifikan, kondisi ini tetap menekan biaya produksi dan berpotensi menggerus margin keuntungan pelaku usaha.

Hal tersebut diungkapkan Imam Subeki, perajin tahu asal Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Ia menyebut harga kedelai di wilayahnya naik sekitar Rp200–Rp300 per kilogram.

“Dampaknya pasti ada, terutama pada penyusutan keuntungan. Namun sejauh ini masih bisa kami tanggung selama harga masih di bawah Rp10 ribu per kilogram,” ujar Imam saat ditemui di tempat produksinya, Selasa (27/1).

Menurutnya, harga kedelai sebelumnya berada di kisaran Rp9.200 per kilogram, kemudian meningkat menjadi Rp9.500 hingga Rp9.600 per kilogram.

Baca juga : Pelatih Persik Kediri Apresiasi Trio Spanyol di Lini Tengah, Jadi Motor Kemenangan Lawan Bali United

Sebagai langkah antisipasi, ia terpaksa mengecilkan ukuran tahu atau mengurangi isinya. Namun, cara ini tidak bisa dilakukan setiap hari karena berisiko mengecewakan konsumen.

“Kami menyiasatinya dengan memperkecil ukuran tahu. Tapi itu tidak bisa terus-menerus, karena pasti berdampak ke pembeli,” jelasnya.

Imam mengaku berusaha menjaga stabilitas harga jual tahu di pasaran dengan melakukan penyesuaian secara bertahap.

“Misalnya hari ini harga Rp10.000, besok naik jadi Rp10.200, lalu Rp10.500. Kalau ada kenaikan setiap hari, kami harus menyesuaikan. Tidak mungkin ukuran tahu berubah setiap hari,” katanya.

Ia berharap harga kedelai tidak terus berfluktuasi secara harian. Menurutnya, perubahan harga yang terlalu cepat menyulitkan perajin dalam mengatur produksi dan berpotensi memicu keluhan konsumen.

Baca juga : Sambut Ramadan, Warga Dua Dusun di Desa Jemekan Kabupaten Kediri Kompak Bersihkan Makam Leluhur

“Setiap perubahan ukuran pasti dirasakan pembeli. Kalau hari ini besar, besok tiba-tiba lebih kecil, itu bisa menimbulkan protes. Tidak mungkin kami terus-menerus mengecilkan ukuran setiap hari,” ujarnya.

Imam juga menuturkan bahwa kapasitas produksi tahu di wilayah Jogoroto sangat bervariasi, tergantung skala pabrik masing-masing. Secara keseluruhan, kebutuhan kedelai untuk produksi tahu di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 80 ton per hari.

Keluhan serupa disampaikan Muhammad Heri Susiawan, pemilik usaha tahu di Kecamatan Jogoroto. Ia menyebut harga kedelai naik sekitar 3 persen dalam sepekan terakhir dan berpotensi terus meningkat.

“Kenaikannya bertahap, sekitar Rp100 per hari. Meski terlihat kecil, dampaknya besar bagi biaya produksi,” ujar Heri, Sabtu (31/1).

Untuk saat ini, ia memilih menekan keuntungan daripada menaikkan harga jual atau memperkecil ukuran tahu.

“Harga untuk konsumen masih kami pertahankan. Kalau langsung dinaikkan, pasar bisa menolak,” katanya.

Heri mengaku khawatir jika kenaikan harga kedelai berlangsung dalam jangka panjang. Ia mengingat pengalaman beberapa bulan lalu ketika lonjakan harga bahan baku membuat perajin terpaksa menghentikan produksi.

“Setengah tahun lalu kami sempat mogok produksi karena harga kedelai terus naik,” ungkapnya.

Para perajin berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kedelai demi keberlangsungan usaha kecil.

“Kenaikan harga kedelai sedikit demi sedikit tetap berdampak besar pada biaya produksi. Kami sangat terdampak dengan kondisi ini,” tutupnya.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D