Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kota Kediri diguyur hujan deras disertai tiupan angin kencang pada Rabu (4/2/2026), yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, dahan patah, serta gangguan jaringan listrik di beberapa titik. Cuaca ekstrem tersebut juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan memicu kemacetan di sejumlah ruas jalan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri melaporkan bahwa intensitas hujan yang tinggi dibarengi angin kencang menjadi pemicu utama tumbangnya pohon berukuran besar dan patahnya dahan di beberapa lokasi strategis.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel sejak awal untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
“Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Kediri sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan penanganan di titik-titik terdampak,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD, setidaknya terdapat lima lokasi yang mengalami dampak akibat cuaca buruk, yaitu:
-
Jl. Super Semar No. 114, Kelurahan Ngronggo
Dahan pohon sawo manila berdiameter sekitar 20 cm patah dan sempat mengganggu arus lalu lintas. -
Jl. Sumber, Kelurahan Rejomulyo
Dahan pohon kelor berdiameter sekitar 10 cm jatuh dan menimpa atap rumah warga. -
Jl. Jokoriyo, Kelurahan Ngronggo
Sebuah pohon jenis sepatu dea berdiameter 60–70 cm tumbang dan menimpa kabel listrik tegangan tinggi. -
Jl. Puskesmas, Kelurahan Banaran
Pohon mimba berdiameter sekitar 30 cm roboh, menimpa kabel PJU hingga terputus dan menutup total akses jalan. -
Jl. Betet Bawang 3, Kelurahan Pakunden
Dahan pohon trembesi berdiameter sekitar 10 cm patah dan mengenai kabel SR hingga terputus.
Joko Arianto mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca masih berpotensi berubah secara ekstrem dalam waktu singkat.
Baca juga : Sebanyak 12.000 Siswa SMP Negeri Kelas IX di Kabupaten Kediri Akan Ikuti TKA
Ia mengimbau warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun bangunan yang rawan roboh saat hujan dan angin kencang.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika terjadi kondisi berbahaya, segera menjauh dan laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya.
BPBD Kota Kediri juga meminta masyarakat segera melaporkan kejadian darurat agar tim dapat melakukan penanganan dengan cepat dan tepat. Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan kerugian akibat cuaca ekstrem.
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





