Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga Desa Bululawang, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia di aliran Sungai Kedungbiru, Minggu (22/2/2026) pagi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, jasad ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi telah membusuk. Belakangan korban diketahui bernama Sumarti (72), warga Desa Panggungduwet, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Korban dilaporkan tidak pulang sejak Rabu (18/2/2026) setelah berpamitan ke ladang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan jenazah telah dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.
“Sudah dievakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah sakit untuk visum,” ujarnya.
Baca juga : Harga Cabai Rawit di Kota Kediri Kian Melonjak Selama Ramadan, Sentuh Rp115 Ribu per Kilogram
Jasad pertama kali ditemukan warga yang tengah mencari pakan ternak di bantaran sungai. Mereka curiga melihat benda mengapung di sungai dengan kedalaman sekitar satu meter. Kecurigaan semakin kuat setelah tercium bau menyengat dari arah benda tersebut. Warga kemudian melaporkan temuan itu ke aparat kepolisian.
Petugas kepolisian bersama tim gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan tengkurap. Jarak antara lokasi dugaan awal kejadian dengan titik penemuan jenazah diperkirakan lebih dari satu kilometer.
Berdasarkan penelusuran, korban sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarga ke Polsek Lodoyo Barat karena tak kunjung pulang usai pergi ke ladang untuk menanam jagung. Upaya pencarian telah dilakukan sejak laporan diterima, namun hingga Sabtu (21/2/2026) korban belum ditemukan.
Baca juga : Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Kediri Tandai Titik Jalan Berlubang
Penemuan jasad pada Minggu pagi memastikan identitas korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Setelah dilakukan visum luar, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Diduga korban terseret arus sungai saat melintasi aliran di wilayah Panggungduwet, Kecamatan Kademangan. Meski sungai tersebut tergolong kecil, arus menjadi deras akibat hujan lebat yang turun saat korban berangkat ke ladang. Luka lecet di bagian kepala diduga akibat benturan dengan bebatuan saat terbawa arus.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





