Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Intensitas kunjungan keluarga kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Tulungagung mengalami kenaikan selama Ramadan 2026. Lonjakan kunjungan tersebut terutama terjadi pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Kelas IIB Tulungagung, Rizzal Arbi Fanani, menjelaskan terdapat penyesuaian jadwal layanan kunjungan tatap muka selama bulan suci. Jika sebelumnya kunjungan dibagi dalam dua sesi, selama Ramadan layanan hanya dibuka satu sesi.
“Selama Ramadan, kunjungan tatap muka dilaksanakan tiga hari, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu, mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.30 WIB,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Sebelum Ramadan, jadwal kunjungan juga berlangsung pada hari yang sama, namun terbagi dalam dua waktu. Sesi pagi dimulai pukul 08.30 WIB sampai 11.30 WIB, sedangkan sesi siang pukul 13.30 WIB hingga 14.30 WIB.
Menurut Rizzal, perubahan tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian dengan suasana Ramadan. Dengan jadwal sore hari, keluarga yang membawa makanan untuk berbuka dapat memastikan hidangan tetap segar saat dikonsumsi warga binaan.
“Biasanya kunjungan dimulai pagi hari, tetapi selama Ramadan kami geser ke sore agar makanan untuk berbuka tetap layak dan nikmat saat disantap,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebijakan itu juga merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak warga binaan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan.
Baca juga : Ratusan Pelajar Kediri Ikuti Binlat Karakter di Situs Persada Soekarno Selama Ramadan
Berdasarkan catatan Lapas Tulungagung, rata-rata kunjungan selama Ramadan mencapai 160 hingga 170 orang per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 120 hingga 130 pengunjung per hari.
Selain layanan kunjungan, Lapas Tulungagung juga mengintensifkan kegiatan keagamaan selama Ramadan. Warga binaan mengikuti salat berjamaah, tarawih, hingga tadarus Al-Qur’an guna meningkatkan kekhusyukan ibadah selama bulan suci.
“Berbagai kegiatan religi kami fasilitasi agar warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





