Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan Bus Bagong terjadi di ruas jalan nasional Tulungagung–Trenggalek, tepatnya di wilayah Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, Kamis (28/5/2026) siang. Dalam peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gerry Permana mengatakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AG 4996 RBN yang dikendarai Sutikno, warga Desa Jati, Kecamatan Karangan, Trenggalek, dengan Bus Bagong bernopol N 7950 UG yang dikemudikan Achmad Sinda (40), warga Surabaya.
Peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan di ruas jalan nasional Tulungagung–Trenggalek. Di belakang korban, bus Bagong juga melaju searah dengan kecepatan sedang.
Baca juga : DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri Salurkan 200 Paket Daging Kurban untuk Warga Kurang Mampu
“Terjadi kecelakaan antara sepeda motor dan Bus Bagong di wilayah Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, Tulungagung,” kata Ipda Gerry Permana, Kamis (28/5/2026).
Sesampainya di lokasi kejadian, korban diketahui berusaha mendahului kendaraan mobil di depannya melalui sisi kiri jalan. Setelah berhasil menyalip, korban hendak kembali ke jalur semula. Pada saat bersamaan, bus Bagong juga tengah mendahului kendaraan yang sama dan hendak kembali ke lajurnya.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan antara sepeda motor dan bus tidak dapat dihindari. Akibat benturan tersebut, pengendara motor langsung tidak sadarkan diri dan warga segera melaporkan kejadian itu kepada petugas Satlantas Polres Tulungagung.
“Petugas menerima laporan sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Setelah tiba di lokasi, petugas mendapati korban dalam kondisi kritis akibat mengalami luka berat di bagian kepala. Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.
Baca juga : Dua Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia Karena Dehidrasi, Ini Identitasnya
Selain melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban, bus Bagong, serta dokumen kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak melakukan manuver berbahaya, termasuk mendahului kendaraan dari sisi kiri.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan lebih berhati-hati saat berkendara demi keselamatan bersama,” pungkasnya.***
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





