Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kediri memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dicairkan pada Jumat (13/3/2026).
Total anggaran yang disiapkan untuk pembayaran THR tersebut mencapai Rp44.686.932.499 yang bersumber dari APBD Kabupaten Kediri Tahun 2026. Besaran THR yang diterima masing-masing ASN setara satu kali gaji dengan nominal berbeda sesuai tingkat jabatan.
Kepala BKAD Kabupaten Kediri Dede Sujana melalui Kasubbid Penatausahaan Bidang Perbendaharaan BKAD Kabupaten Kediri Arthur Saputra menjelaskan bahwa pemberian THR tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji ke-13 bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan tahun 2026.
“Jumlah ASN di Pemkab Kediri sebanyak 9.422 orang, dengan rincian 6.052 ASN, 3.318 PPPK, 50 anggota DPRD Kabupaten Kediri, serta bupati dan wakil bupati sebanyak dua orang. Kami pastikan hari Jumat ini THR untuk ASN Kabupaten Kediri cair,” jelasnya.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri : Pedagang Takjil Semakin Paham Pentingnya Keamanan Pangan
Arthur menambahkan, pemerintah daerah juga mengimbau para ASN untuk memanfaatkan THR tersebut dengan bijak, khususnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, ASN juga didorong untuk membelanjakan THR di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Kediri agar dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“ASN disarankan berbelanja di bazar UMKM atau membeli produk UMKM Kabupaten Kediri agar usaha masyarakat semakin berkembang,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM, ASN yang berbelanja produk lokal juga diminta mengunggah bukti struk pembelian kepada pemerintah daerah sebagai bentuk partisipasi dalam program pemberdayaan UMKM.
Baca juga : Gerakan Pangan Murah di Kejari Kabupaten Kediri Disambut Antusias Warga
“Ini menjadi bukti bahwa ASN Pemkab Kediri ikut mendukung dan peduli terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Kediri,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





